Ia dikenai tarif Rp 671 ribu, dengan rincian biaya per kilogram tujuan Pontianak sebesar Rp 25 ribu dan Pontianak-Bandung Rp 36 ribu.
Namun, OS marah-marah dan langsung keluar ruangan check in menuju parkiran.
Baca: Penumpang Kehilangan Uang di Bagasi Pesawat, Garuda Indonesia Beri Tanggapan
Tak lama kemudian, OS datang kembali dan berupaya menerobos ruangan terminal mengamuk sambil membawa parang jenis Mandau.
Petugas keamanan bandara pun langsung mengunci pintu terminal lantaran melihat adanya bahaya serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Suhardoyo menjelaskan, peristiwa mengamuknya penumpang karena kebijakan bayar bagasi dari maskapai tersebut baru pertama kali terjadi di Ketapang.
"Kita sudah mengantisipasi hal ini dengan meminta pihak maskapai untuk melakukan sosialisasi dengan gencar dan harapan kita kejadian ini tidak terulang lagi," imbuh Suhardoyo.
(Tribunnews.com/Whiesa)