"Kalau dibandingkan dengan ESWL, atau dengan operasi lainnya, memang secara angka, bebas batunya lebih tinggi, mencapai angka 90 persen,"imbuhnya.
Dengan pendekatan ini, prosedur ulang lebih jarang diperlukan dan masa pemulihan cenderung lebih cepat.
Selain itu, alat fleksibel menjangkau berbagai ruang di ginjal untuk menghancurkan batu secara presisi.
Terapi Disesuaikan dengan Kondisi Pasien
Pemilihan terapi selalu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, termasuk ukuran batu, lokasi, dan faktor pekerjaan.
Pada profesi tertentu yang berisiko tinggi jika terjadi serangan mendadak, dokter bisa mengambil pendekatan lebih agresif.
Kemajuan teknologi membuat pasien memiliki lebih banyak pilihan terapi yang minim sayatan, risiko komplikasi rendah, dan waktu pemulihan singkat.
Deteksi dini dan konsultasi medis menjadi langkah penting agar batu ginjal dapat ditangani secara tepat sebelum menimbulkan komplikasi serius.
(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)
Baca tanpa iklan