Senada dengan Apriyani, Lanny juga memilih memusatkan perhatian pada target jangka pendek.
Menurutnya, saat ini mereka belum menunjukkan hasil yang cukup untuk berbicara mengenai persaingan menuju Olimpiade.
“Kalau dari saya, mungkin memang dari pelatih kami belum diprioritaskan. Jadi saya memilih memikirkan yang sekarang dulu karena memang belum ada hasil yang benar-benar besar, seperti juara,” kata Lanny.
“Kalau nanti sudah ada hasil yang lebih baik, mungkin kami bisa mulai fokus ke sana,” sambungnya.
Seperti diketahui, Apriyani/Lanny sendiri baru dipasangkan pada awal 2026.
Sejauh ini pencapaian terbaik mereka adalah menembus semifinal China Masters. Namun, performa keduanya masih belum konsisten, termasuk saat tampil di Polytron Indonesia Open 2026.
Pada turnamen level Super 1000 ini, Apriyani/Lanny harus terhenti di babak pertama setelah kalah dari pasangan Jepang Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dengan skor 18-21, 19-21.
Baca tanpa iklan