News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BWF World Tour

Hasil Polytron Indonesia Open 2026: Adnan/Indah Batal Comeback Gegara Unforced Error di Poin Tua

Penulis: Niken Thalia
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MELAJU - Ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana (kanan) dan Indah Cahya Sari Jamil (kiri), saat beraksi melawan wakil Prancis pada babak pertama turnamen Polytron Indonesia Open 2026 yang berlangsung di Jakarta, Selasa (2/6/2026). Adnan/Indah gagal comeback di 16 besar Polytron Indonesia Open 2026. (Dok: PBSI)

Mereka tidak membiarkan lawan menjauh dan terus menempel ketat perolehan angka dalam aksi saling kejar poin yang menegangkan.

Konsistensi dalam menjaga jarak poin, yang dipadukan dengan transisi bertahan ke menyerang yang ciamik, akhirnya membuahkan hasil manis.

Sempat tertinggal 16-13, Adnan/Indah mengamuk. Mereka sukses memanfaatkan celah di lini pertahanan Feng/Huang untuk memberondong tujuh poin beruntun.

Akhirnya mereka menutup gim kedua dengan kemenangan 17-21. Laga pun terpaksa berlanjut ke gim penentu.

lihat foto SUKSES REVANS - Pebulutangkis ganda campuran Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil  sukses menaklukkan wakil Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie melalui rubber game di ajang Indonesia Masters 2026, Istora Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Dok: PBSI

Antiklimaks di Gim Penentu

Pada gim ketiga, situasi sempat berbalik menjadi mimpi buruk bagi Adnan/Indah.

Mereka kehilangan fokus di awal laga dan terlalu banyak membuang peluang emas.

Akibat kegagapan tersebut, Adnan/Indah tertinggal sangat jauh dengan skor mencolok 12-3.

Pada titik ini, peluang untuk melakukan comeback dinilai hampir mustahil.

Namun, Adnan/Indah menolak menyerah. Memanfaatkan penurunan performa Feng/Huang yang mulai melempem, ganda Indonesia ini perlahan tapi pasti mengikis margin skor.

Aksi heroik mereka sangat mengesankan ketika mampu memangkas ketertinggalan raksasa tersebut hingga menempel ketat di angka 18-17.

Sayangnya, dewi fortuna belum berpihak pada tuan rumah.

Saat momentum kebangkitan sudah di depan mata, masalah ketenangan kembali menjadi batu sandungan.

Terburu-buru dalam mengesekusi peluang akhir justru membuyarkan misi comeback yang sudah dirancang.

Adnan/Indah akhirnya harus menyudahi perlawanan dengan skor 21-18 di gim ketiga.

(Tribunnews.com/Niken)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini