News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Eksklusif Tribunnews

Wawancara Eksklusif Gusti Randa: Saya Bukan Plt Ketum PSSI

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Plt Ketua Umum PSSI Gusti Randa melakukan sesi wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Kantor PSSI, Jakarta, Rabu (20/3/2019). Gusti Randa ditunjuk oleh Joko Driyono menjalankan tugas Ketua Umum PSSI setelah Joko Driyono menghadapi permasalahan hukum. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

Ya apapun yang dilakukan oleh PSSI itu, selalu ada hatersnya. kan orang kita ini, mengidap penyakit kronis, susah melihat orang senang atau senang melihat orang susah.

Jadi, ada joke ya saya juga baru tahu, maha benar netizen dengan segala cuitannya. Kalau konteksnya bercanda mungkin oke.

Tapi, kalau sudah mengarah ke keseriusan, bisa hancur lho negara kita ini. Semua orang bisa bebas.

Dalam konteks pribadi saya, sepanjang itu soal bola, meskipun nyeleneh, bisa jadi info.

Tapi kalau ah dasar lo anu, enggak becus si anu, nanti bakal begini, saya bilang ini anak alay ini. Jadi ngapain?

Tapi, kalau pengamat sepakbola, stakeholder sepak bola, mantan pemain yang memberikan masukan, meski kurang pas, itu info dan itu masukan.

Melihat cemoohan ini ada beban tidak?

Saya tidak mau mejadikan ini beban. Karena saya hanya diberikan surat penugasan. Jadi, kalau orang dapat tugas, ya saya menjalankan saja. Persoalan penilaian seperti apa? ini kan tergantung yang memberi tugas. Kalau saya terpilih dari election, nah itu baru repot. 

Untuk persiapan KLB, sudah sejauh apa?

Nah, untuk masalah KLB, kami sedang menunggu undangan dari FIFA. Kami akan mendapatkan arahan. Itu saja. Soalnya kan ada dua tahapannya.

Pertama, komite persiapannya, lalu ada komite banding pemiliihan dan penetapan kongres pemilihan.

Sudah gitu nanti ada notifikasi pendaftaran, sembari tahapan berlangsung, baru nanti KLB Pengurus. 

Hanya mendapat arahan saja dari FIFA?

Arahan dari Chief. ini akan menjadi dispute-nya. Apakah pemilihan itu hanya akan mengisi ketua umum defenitif plus exco yang kosong? lalu hasil itu sampai periode 2020, atau serombongan sampai 2020?

Atau serombongan sampai empat tahun ke depan? Beda kan?

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini