Ia harus berjuang dari bawah untuk memperjuangkan temmpat di starting eleven di setiap tim yang ia singgahi.
Dikutip dari Sportskeeda, Alonso muda mengawali karier di akademi Real Madrid.
Meski meniti karier di klub kampung halaman, ia nyatanya belum pernah membela panji Real Madrid senior.
Baca juga: PROFIL Vinicius Junior, Pemain Kunci Real Madrid saat Kalahkan Liverpool & Lewati Rekor Ricardo Kaka
Pemain berusia 30 tahun itu menjadikan Bolton Wanderers sebagai klub profesional pertamanya.
Ia hijrah ke Bolton pada 2010 dengan total mahar senilai 2,4 juta Euro.
Alonso pun memulai petualangannya di tanah Britania di usia 20 tahun.
Kariernya di Bolton praktis berjalan tiga musim.
Pemain berpostur 188 sentimeter itu memutuskan hijrah ke Italia untuk mencicipi kompetisi berbeda.
Nahas, nasibnya di Fiorentina malah tak semujur saat di Bolton.
Baca juga: Profil Gabriel Jesus, Pemain Manchester City Calon Penerus Tahta Sergio Aguero
Ia hanya menjadi bagian dari La Viola selama setengah musim saja.
Pada bulan Januari 2014, Marcos Alonso dilego dengan status pinjaman ke Sunderland.
Rupanya taktik Fiorentina menyekolahkan Alonso ke Sunderland berbuah manis.
Setelah ia kembali, Alonso menjadi bek kiri yang lebih matang.
Semenjak itu, Alonso terus menjadi pilihan utama La Viola dalam mengawal sektor kiri.
Baca juga: Profil Brylian Aldama, Sosok Armada Kebanggaan Garuda Muda yang Gabung HNK Rijeka
Alonso tampil dalam 85 laga bersama Fiorentina sebelum Chelsea tertarik merekrutnya di tahun 2016.
The Blues perlu merogoh kocek hingga 23 juta Euro untuk memastikan tanda tangan sang pemain.
Semenjak itu, Alonso sudah tampil berseragam Chelsea dalam 162 kesempatan.
ia mencetak 23 gol dan menyumbang 17 assist.
Berita terkait Soccer Star lainnya
(Tribunnews.com/Guruh)