News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Champions

Jose Mourinho Diam-diam Rancang Kejutan Lawan Real Madrid

Penulis: Muhammad Ali Yakub
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TERSENYUM - Jose Mourinho tersenyum saat sesi perkenalan sebagai pelatih baru, Benfica pada Jumat (19/9/.2025). Pelatih Jose Mourinho siapkan kejutan saat melawan Real Madrid pada leg pertama play-off Liga Champions digelar di Estadio Da Luz, Lisbon, Portugal, Rabu (18/2/2026) pukul 03.00 WIB. Pemain veteran Rafa Silva siap menjadi momok bagi Los Blancos.

TRIBUNNEWS.COM – Pertandingan bergengsi antara Real Madrid dan Benfica di ajang Liga Champions 2025/2026 menarik perhatian besar publik sepak bola Eropa. Bukan hanya karena status kedua tim, tetapi juga karena duel menarik di sisi pinggir lapangan.

Duel Real Madrid vs Benfica pada leg pertama play-off Liga Champions digelar di Estadio Da Luz, Lisbon, Portugal pada Rabu (18/2/2026) pukul 03.00 WIB.

Laga ini akan mempertemukan Jose Mourinho dengan Alvaro Arbeloa, mantan anak asuhnya saat sama-sama berada di Real Madrid. Pertemuan tersebut menambah bumbu emosional sekaligus nuansa taktis pada laga krusial ini.

Menjelang pertandingan penting tersebut, Mourinho berpeluang memanfaatkan opsi yang sebelumnya belum tersedia.

Mengutip laporan Mundo Deportivo, Rafa Silva berpotensi menjadi senjata andalan bagi Mourinho saat lawan Real Madrid.

Pemain sayap asal Portugal itu baru kembali ke Benfica bulan lalu. Sejak kepulangannya, Rafa Silva perlahan masuk dalam skema Mourinho dan kini dikabarkan tengah berusaha mengamankan satu tempat di starting XI.

HUNGARIA VS PORTUGAL - Bek Hongaria Willi Orban (kiri) bersaing dengan pemain depan Portugal Rafa Silva selama pertandingan sepak bola Grup F UEFA EURO 2020 antara Hongaria dan Portugal di Puskas Arena di Budapest pada 15 Juni 2021. (Foto Arsip, Juni 2021) (Alex Pantling / POOL / AFP)

Kehadiran Rafa Silva disebut berdampak langsung pada peran Georgiy Sudakov.

Sebelumnya, Georgiy Sudakov lebih sering beroperasi sebagai gelandang serang utama. Namun dinamika tim berubah setelah Rafa kembali.

Meski Sudakov tampil impresif pada pertemuan sebelumnya melawan Real Madrid, posisinya kini tak lagi sepenuhnya aman.

Sudakov tercatat tidak menjadi starter dalam dua laga terakhir Benfica, yang keduanya berakhir dengan kemenangan.

Baca juga: Hasil Klasemen Liga Spanyol: Lamine Yamal Gagal Penalti, Real Madrid Aman di Puncak

Mourinho Jelaskan Perbedaan Karakter

Mourinho pun menjelaskan perbedaan karakteristik yang ditawarkan kedua pemain tersebut.

“Rafa memberikan kedalaman lebih dibandingkan Sudakov. Sudakov lebih sering turun ke belakang untuk menerima bola di area lini tengah,” ujar Mourinho.

“Rafa lebih proaktif dan membawa ancaman ke area depan. Dalam situasi seperti itu, dia bisa langsung berada di posisi berbahaya.”

JOSE MOURINHO - Pelatih Fenerbahce asal Portugal Jose Mourinho berdiri di lapangan sebelum pertandingan sepak bola Liga Super Turki antara Fenerbahce dan Galatasaray di Stadion Fenerbahce Sukru Saracoglu di Istanbul, pada 21 September 2024. (Foto Arsip, September 2024) (Ozan KOSE / AFP)

Meski demikian, Mourinho tidak menutup kemungkinan untuk memainkan keduanya secara bersamaan.

“Memainkan keduanya bersama-sama adalah sebuah pilihan bagi kami,” lanjut sang pelatih, membuka peluang kombinasi baru di lini serang Benfica.
 
Walaupun belum mencatatkan gol maupun assist sejak kembali ke klub, pengalaman Rafa Silva tetap menjadi aset berharga.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini