Bahkan, ia menganggap sorotan terhadap kemampuan bertahannya sebagai hal yang wajar dan bisa menjadi motivasi untuk terus berkembang.
Meski menjadi sasaran kritik sepanjang musim bersama Real Madrid, posisi Mbappe di ruang ganti timnas Prancis tetap sangat kuat.
Ia masih dianggap sebagai sosok sentral, baik secara taktis maupun emosional, yang diharapkan mampu memimpin Les Bleus menghadapi tekanan besar sepanjang turnamen.
Sorotan terhadap Mbappe semakin menguat setelah musim yang tidak selalu berjalan mulus di Spanyol. Ia beberapa kali dianggap sebagai penyebab inkonsistensi performa Real Madrid.
Mbappe sendiri sudah memiliki catatan luar biasa di Piala Dunia.
Ia membantu Prancis menjadi juara pada edisi 2018 saat masih berusia remaja, lalu meraih Sepatu Emas pada 2022 setelah mencetak hattrick bersejarah di final melawan Argentina.
Kini, dengan total 12 gol di putaran final Piala Dunia, Mbappe semakin dekat dengan rekor sepanjang masa milik Miroslav Klose yang mengoleksi 16 gol.
Jika mampu memadukan ketajamannya di depan gawang dengan peningkatan kontribusi bertahan yang dijanjikannya, Mbappe berpeluang menjadi senjata utama Prancis dalam perburuan gelar juara dunia 2026.
(Tribunnews.com/Giri)
Baca tanpa iklan