TRIBUNNEWS.COM - Kabar kurang mengenakkan bagi para pengguna akun gratis layanan kecerdasan buatan (AI) Google pada awal bulan Desember ini.
Hal ini terjadi lantaran raksasa teknologi asal Amerika Serikat ini, baru saja mengumumkan pengurangan kuota penggunaan bagi mereka yang tidak berlangganan Google AI Pro.
Langkah ini diambil menyusul respons luar biasa dari masyarakat global terhadap fitur AI pada Gemini 3 Pro dan Nano Banana Pro yang melampaui proyeksi awal perusahaan.
Sebelumnya, pemegang akun gratis dapat melakukan hingga lima interaksi harian dengan Gemini 3 Pro serta membuat atau mengedit maksimal tiga gambar melalui Nano Banana Pro.
Namun, pembaruan terkini memperketat kontrol guna mengelola lonjakan permintaan pengguna.
Dalam tier akses "Basic" baru untuk Gemini 3 Pro (Thinking), batasan angka spesifik telah dihilangkan.
Google menjelaskan, batas penggunaan harian nantinya bersifat tentatif dan dapat berubah sesuai periode waktu.
Kebijakan terbaru Google ini mengindikasikan kuota akan berfluktuasi secara dinamis berdasarkan permintaan pengguna pada saat itu.
Sementara itu, kuota harian pengguna gratis untuk alat gambar Nano Banana Pro dikurangi menjadi hanya dua gambar.
Diperkirakan setelah kuota ini habis, sistem akan beralih otomatis ke model Nano Banana standar.
Pembatasan serupa juga berlaku di platform lain seperti NotebookLM.
Fitur pembuatan Infografis dan Slide Decks untuk sementara dinonaktifkan bagi pengguna gratis.
Baca juga: Dorong Transisi Energi, PLN dan Huawei Kembangkan Pembangkit Berbasis AI
Meskipun fitur tersebut, tetap tersedia untuk pelanggan tier Pro, mereka juga dikenai batas penggunaan tertentu.
Google menjelaskan, perubahan mendadak ini disebabkan oleh lonjakan aktivitas yang memberi tekanan berat pada infrastruktur perusahaan.
Baca tanpa iklan