Ringkasan Berita:
- Spotify menghadirkan Prompted Playlists untuk podcast selain musik.
- Rekomendasi dibuat berdasarkan prompt, riwayat dengar, dan tren dunia.
- Fitur ini sementara hanya tersedia untuk pengguna Premium di beberapa negara.
TRIBUNNEWS.COM - Platform streaming audio Spotify kembali mengembangkan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dimilikinya.
Kali ini, fitur “Prompted Playlists” tidak hanya berlaku untuk musik, tetapi juga mulai diperluas ke konten podcast.
Fitur Prompted Playlists sebelumnya memungkinkan pengguna membuat daftar putar musik hanya dengan mengetik deskripsi sederhana menggunakan bahasa sehari-hari.
Misalnya, pengguna bisa meminta playlist dengan suasana santai atau lagu untuk menemani aktivitas tertentu.
Sistem AI Spotify kemudian akan menyusun playlist secara otomatis sesuai permintaan tersebut.
Menurut laporan 9to5mac, kini kemampuan tersebut juga diterapkan pada podcast.
Artinya, pengguna bisa meminta rekomendasi podcast berdasarkan topik atau tema tertentu, lalu Spotify akan menyusun daftar episode yang relevan secara otomatis.
Sebagai contoh, pengguna dapat mengetik permintaan seperti “podcast tentang sains dan inovasi” atau “berita hiburan terbaru dalam beberapa hari terakhir”.
Setelah itu, sistem akan menampilkan playlist podcast yang sesuai dengan permintaan tersebut.
Dalam prosesnya, Spotify mengandalkan tiga faktor utama untuk menghasilkan rekomendasi yang lebih personal.
Pertama adalah perintah atau prompt yang ditulis pengguna. Kedua, riwayat kebiasaan mendengarkan pengguna. Ketiga, peristiwa atau tren yang sedang terjadi di dunia saat ini.
Baca juga: Spotify Hadirkan Fitur Baru untuk Kurangi Gangguan Video
Kombinasi ketiga faktor tersebut membuat hasil playlist menjadi lebih relevan dan kontekstual.
Dengan begitu, pengguna tidak hanya mendapatkan rekomendasi berdasarkan kata kunci, tetapi juga disesuaikan dengan minat dan situasi terkini.
Fitur ini juga dilengkapi fleksibilitas tambahan. Setelah playlist dibuat, pengguna dapat mengedit prompt awal untuk memperbaiki hasil, atau membuat permintaan baru jika tidak sesuai dengan keinginan.
Playlist yang dihasilkan juga dapat diatur untuk diperbarui secara otomatis, baik setiap hari maupun setiap minggu.
Meski demikian, fitur ini masih memiliki keterbatasan.
Saat ini, Prompted Playlists untuk podcast hanya tersedia bagi pengguna layanan Premium.
Selain itu, peluncurannya juga masih dilakukan secara bertahap di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Selandia Baru, dan Swedia.
Spotify biasanya membutuhkan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu untuk memperluas ketersediaan fitur ke seluruh pengguna di wilayah yang didukung.
Dengan perluasan ini, Spotify semakin menegaskan fokusnya pada penggunaan AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Tidak hanya dalam musik, tetapi juga dalam membantu pengguna menemukan konten podcast yang relevan dengan cara yang lebih mudah dan personal.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan