TRIBUNNEWS.COM - Browser Google Chrome kembali menjadi sorotan setelah dilaporkan menggunakan ruang penyimpanan cukup besar untuk fitur kecerdasan buatan atau AI.
Sejumlah pengguna menemukan bahwa Chrome dapat mengunduh hingga 4GB data model AI ke komputer tanpa pemberitahuan langsung.
Laporan ini pertama kali ramai dibahas setelah unggahan dari The Privacy Guy dan kemudian diperluas oleh media teknologi 9to5Google dalam artikel yang dipublikasikan pada 6 Mei 2026.
Menurut laporan tersebut, Chrome secara diam-diam menginstal model AI lokal bernama Gemini Nano ke perangkat pengguna.
File tersebut digunakan untuk menjalankan beberapa fitur AI langsung di perangkat tanpa harus mengirim data ke cloud.
Google diketahui pertama kali mengumumkan integrasi Gemini Nano ke Chrome pada tahun 2024.
Model AI ini dipakai untuk mendukung berbagai fitur berbasis AI, termasuk “Help me write” dan sistem pendeteksi penipuan online yang berjalan langsung di perangkat pengguna.
File AI tersebut tersimpan dalam folder bernama “OptGuideOnDeviceModel” dengan file utama bertajuk “weights.bin”.
Ukuran file itu bisa mencapai sekitar 4GB tergantung perangkat yang digunakan.
Dalam halaman pengembang resminya, Google menjelaskan bahwa Chrome akan mengunduh model Gemini Nano berdasarkan spesifikasi perangkat pengguna.
Pembaruan model juga dilakukan secara otomatis di latar belakang sistem.
Baca juga: Kenapa Memori Android Tiba-Tiba Penuh? Ini Penjelasan Google
Meski menuai kritik karena dianggap memakan ruang penyimpanan tanpa pemberitahuan jelas, Google menegaskan bahwa sistem Chrome dirancang untuk mengelola kapasitas penyimpanan secara otomatis.
Perusahaan mengatakan model AI tersebut akan menjadi salah satu file pertama yang dihapus apabila perangkat pengguna mulai kehabisan ruang penyimpanan.
Selain itu, Google juga mulai menghadirkan opsi baru agar pengguna bisa mematikan fitur AI lokal tersebut langsung dari pengaturan Chrome.
Pengaturan itu berada di menu System dengan opsi “on-device AI”.
Baca tanpa iklan