Karena dibangun menggunakan fondasi Android, Googlebook memiliki integrasi yang sangat erat dengan ponsel Android.
Pengguna dapat membuka aplikasi dari smartphone langsung di laptop tanpa perlu instalasi tambahan atau emulator.
Konsep ini disebut mirip dengan fitur iPhone Mirroring milik Apple.
Google memberikan contoh sederhana seperti memesan makanan dari aplikasi di ponsel atau membuka notifikasi Duolingo langsung dari layar laptop tanpa harus berpindah perangkat.
Selain itu, fitur Quick Access memungkinkan pengguna membuka, mencari, atau memasukkan file dari smartphone langsung melalui file manager laptop tanpa perlu transfer manual.
Desain dan Partner Produksi
Google bekerja sama dengan sejumlah produsen laptop besar untuk menghadirkan perangkat Googlebook pertama.
Beberapa mitra yang diumumkan antara lain Acer, ASUS, Dell, HP, dan Lenovo.
Google mengatakan seluruh perangkat akan menggunakan material premium dan hadir dalam berbagai ukuran serta desain.
Salah satu ciri khas Googlebook adalah adanya “glowbar”, yaitu lampu unik di bagian penutup laptop yang menjadi identitas perangkat tersebut.
Belum Ada Harga Resmi
Hingga saat ini Google belum mengungkap spesifikasi teknis lengkap seperti prosesor, RAM, kapasitas penyimpanan, maupun harga resmi Googlebook.
Namun berdasarkan laporan MacRumors, Googlebook diperkirakan akan masuk segmen laptop premium dan berpotensi menjadi pesaing langsung laptop tipis berbasis AI, termasuk MacBook Neo milik Apple.
Google menyatakan perangkat Googlebook pertama akan mulai tersedia pada musim gugur tahun ini atau sekitar beberapa bulan mendatang.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan