News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tips dan Trik

Tips Meracik Kopi Manual Brew ala Dungo Kauman Coffe agar Rasa Lebih Seimbang

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SLOW BAR DI SOLO. Dungo Kauman Coffee beralamat di Jalan Cakra No.36, Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo. Suasanya Dungo Kauman siang hari, Rabu(28/1/2026). Foto menunjukkan potret owner (pemilik) Dungo Kauman Coffe sedang berpose di pintu masuk kedai.

Tahap blooming menjadi bagian penting dalam manual brew.

Air dituangkan secukupnya untuk membasahi bubuk kopi.

Setelah itu, diamkan selama 30–45 detik.

Proses ini membantu melepaskan gas karbon dioksida agar ekstraksi lebih merata.

Teknik Penuangan dan Waktu Seduh

Setelah blooming, air dituangkan secara perlahan dan merata.

Gunakan gerakan melingkar dari tengah ke luar.

Hindari menuang air langsung ke dinding filter.

lihat foto SLOW BAR DI SOLO. Dungo Kauman Coffee beralamat di Jalan Cakra No.36, Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo. Suasana Dungo Kauman siang hari, Rabu(28/1/2026).

Waktu seduh manual brew umumnya berkisar 2,5 hingga 3,5 menit.

Durasi seduh bergantung pada metode dan tingkat gilingan kopi.

Konsistensi dan Eksplorasi Rasa

Konsistensi menjadi kunci dalam manual brew.

Gunakan takaran, waktu, dan teknik yang sama untuk menjaga kestabilan rasa.

Dalam eksplorasi rasa, Pian mengaku tidak terlalu mengejar variasi menu.

Fokus utama justru pada kualitas dan pilihan biji kopi.

“Kami tidak terlalu bereksperimen dengan menu, tapi lebih ke pilihan biji kopi,” kata Pian.

Pengalaman dalam Menyeduh Kopi

Menurut Pian, manual brew bukan hanya soal hasil akhir.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini