TRIBUNNEWS.COM - Beberapa hari yang lalu saya bersama keluarga mengadakan perjalanan ke
BSD ( Bumi Serpong Damai ) untuk mengantarkan putri sulung kami
memasuki kampus MAN ( Madrasah Aliyah Negeri ) Insan Cendekia . Yaitu
sekolah bertaraf internasional yang dibina dan dibiayai oleh Kementrian
Agama , sehingga seluruh keperluan siswa yang berkenaan dengan biaya
pendidikan seluruhnya di tanggung negara.
Memang banyak anak
maupun orang tua yang menginginkan untuk memasuki kampus yang terletak
di daerah Tangerang Selatan ini ,namun untuk memasukinya membutuhkan
proses yang cukup panjang dan melelahkan terutama calon siswa.
Persyaratan yang mendasar adalah calon siswa tersebut harus mempunyai
peringkat atau rangking di kelas atau sekolahnya. Persyaratan
administrasi lainnya seperti formulir pendaftaran, dan yang lainnya
dapat didownload di situs sekolah yang kemudian dilampirkan dalam berkas
pendaftaran yang dikirimkan via pos ke sekolah.
Setelah berkas
pendaftaran dikirimkan ke sekolah , kemudian diproses atau diverifikasi
yang akhirnya memunculkan Surat Keputusan yang berisi tentang siswa yang
lolos berkas dan berhak mengikuti tes seleksi masuk sesuai dengan
tempat yang ditentukan dan disertai nomor tes yang dikirimkan Panitia
PSB MAN Insan Cendikia. Meskipun anak saya bersekolah di MTs dan mondok
di Pondok Pesantren “ Raudlatul Muttallimin “ Dati nawong Babat
Lamongan , namun untuk memudahkan segala sesuatunya kami mengisi tempat
tesnya di Semarang yang dikabulkan oleh panitia .
Tanggal
8 Mei 2010 hari tes tertulis , saya bersama anak tanggal 7 Mei 2010
sehabis sholat Jum’at berangkat ke rumah kenalan untuk menginap dan
transit sebelum mengikuti tes yang diadakan pagi harinya. Untuk
memudahkan pencarian lokasi tes sore harinya saya dan anak melihat
lokasi tes yang bertempat di MAN 2 Semarang yang jauhnya sekitar 5 Km
dari tempat kami menginap. Setelah mengetahui kelas yang nantinya
digunakan sebagai tes tertulis sayapun menuju ke rumah kenalan yang
dahulunya pernah menjadi guru-guru adik saya yang kebetulan juga dulu
ayah sebagai kepala sekolahnya.
Pagi harinya tanggal 8 Mei 2010 ,
karena ingin tidak terlambat sampai di tempat tes dan takut terjebak
macet habis shalat subuh kamipun berangkat ke tempat tes seraya mohon
do’a restu pada kenalan tempat kami menginap yang sudah kami anggap
sebagai keluarga sendiri. Sampai di tempat tes sudah banyak siswa yang
datang ,mereka datang dari kota-kota di seluruh Jawa Tengah sebagian
mereka ada yang menginap di masjid atau asrama MAN 2 tempat tes diadakan
. Selain lebih praktis , juga kadang mereka tidak mempunyai saudara
atau kenalan tempat mereka menginap sehingga memanfaatkan tempat yang
ada . Pada waktu itu yang mengikuti tes masuk untuk Jawa tengah kurang
lebih 300 orang dan menurut data yang ada pendaftar dari seluruh
Indonesia sejumlah 3.100 siswa , yang diterima 120 siswa MAN IC Serpong
dan 120 Siswa MAN IC Gorontalo( Sumber : Pidato Kepala MAN Insan
Cendika Drs. Ahmad Hidayatullah, M Pd dalam acara Penerimaan Siswa baru
).
Tes yang diadakan satu hari tersebut benar-benar memeras otak
dan tenaga , bayangkan mulai jam 8 pagi sampai hampir jam 5 sore tidak
ada hentinya mereka mengerjakan soal , dari soal tes bakat, pelajaran
umum dan juga agama mereka istirahat sejenak ketika break shalat dhuhur
dan makan siang lainnya itu otak diperas . Kami para orang tua pengantar
yang menunggui anak-anak yang sedang tes rasanya membosankan dari pagi
hingga sore hanya duduk dan ngobrol ,malahan banyak juga yang ketiduran
karena kecapean menunggu. Namun semangat siswa yang mengikuti tes
termasuk anak saya pantas diacungi jempol , meskipun mengerjakan ratusan
soal mereka kelihatan masih ceria. Gimana soalnya tadi nak ? tanya saya
. ” Ya begitulah pak ada yang mudah dan ada yang sulit juga ” , jawab
anak saya seusai tes tertulis.
Karena masih ada tugas sekolah
yang belum terselesaikan anak saya kembali ke pondok pesantren sambil
menunggu pengumuman dari MAN IC . Alhamdulillah tanggal 25 Mei 2010
lewat situs MAN IC dalam lampiran Surat keputusan Direktur Jenderal
Pendidikan Islam Nomor : DI.1/DT.I.I/270/2010 yang ditandatangani
Direktur Pendidikan Madrasah anak saya menjadi salah satu siswa yang
diterima di MAN IC Serpong. Kabar gembira inipun saya kabarkan kepada
anak saya lewat telepon, mendengarkan kabar ia diterima ia agak ragu
sehingga iapun berkali-kali bertanya apa benar ia diterima di MAN IC.
Untuk memastikan kabar itu sayapun memberikan alamat atau link yang
memberitahukan ia diterima di sekolah bertaraf internasional itu .
Beberapa saat kemudian iapun menelepon balik dan memberitahukan bahwa
benar ia diterima dan dalam teleponnya iapu menangis gembira.
Akhirnya
pada tanggal 10 Juli kemarin dengan resmi anak saya menjadi salah satu
penghuni kampus prestasi MAN Insan Cendikia setelah diadakan serah
terima antara orang tua wali kepada fihak sekolah yang disaksikan
langsung Direktur Pendidikan Madrasah Drs. H. Firdaus M.Pd. Di hadapan
para orang tua / wali beliau menekankan perlunya anak dibekali ilmu dan
imtaq , selain itu pula anak untuk ditekankan belajar yang keras agar
tercapai apa yang dicita-citakan. Karena biaya semua ditanggung oleh
negara maka kewajiban peserta didik adalah belajar giat dan meraih
prestasi yang setinggi-tingginya . Untuk ke depannya jika tidak ada
biaya pemerintahpun akan kembali memberikan beasiswa untuk melanjutkan
ke perguruan tinggi kepada seluruh siswa , jika mereka diterima di
Perguruan tinggi yang mereka dambakan.
” Kalian ini adalah
siswa-siswa pilihan , tugas kalian adalah belajar dan meraih prestasi
sebaik-baiknya , jangan karena tidak ada biaya lantas berhenti belajar ,
pemerintah terus memberikan bantuan kepada siswa yang mempunyai
prestasi untuk melanjutkan pendidikan setinggi-tingginnya ”, ujar Drs.
Firdaus M.Pd yang disambut dengan tepuk tangan hadirin.
Memang
untuk menuju kampus prestasi MAN Insan Cendikia tidak begitu mudah
selain harus berprestasi juga punya niat yang kuat , seperti semangat
anak saya meskipun dari desa namun mempunyai semangat yang kuat untuk
bersekolah meskipun harus melewati berbagai rintangan. Semoga niat baik
anak saya ini terus dapat direalisasikan dengan mengukir prestasi yang
yang lebih baik di sekolah yang baru pula. Saya sebagai orang tua cukup
berbangga dengan prestasimu Nak , teruskan meraih cita-citamu di kampus
prestasi insan cendikia , do’aku selalu menyertaimu amiiiin. (FM)
Fatkhul
Muin
Pengelola Blog : Pusat Informasi Masyarakat Pesisir (http:
www.For-Mass.Blogspot.com)
Jalan Panjang Menuju Kampus Prestasi InCen Serpong
Penulis: Fatkhul Muin
Editor: Widiyabuana Slay
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan