News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Islam, Salat, Kurap, dan Kudis

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi

Mengapa Rasulullah SAW sangat menekankan ibadah salat? Karena ada dua manfaat yang bisa dipetik dari ibadah salat. Pertama, mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kedua, membimbing umat agar selalu dalam kedamaian.


Beruntung

Menurut Prof Dr Mahmud Syaltut, dengan salat lima waktu seorang muslim mengingat Tuhannya dalam masa yang berurutan pada siang dan malam hari. Dengan salat ini pula ia mengulangi kehadirannya di hadapan Tuhan.

Alquranulkarim telah menampilkan salat dari beberapa segi, di antaranya sifat orang-orang yang bertakwa dan bisa mengambil manfaat dari kitabullah. Mereka yang bersifat dengan sifat-sifat seperti itu termasuk orang-orang yang memperoleh petunjuk dari Tuhan dan mereka adalah orang-orang yang beruntung. (QS Al- Baqarah (2): 1-5).

Salat juga merupakan salah satu unsur dari unsur-unsur kebaikan dan kebenaran yang telah ditetapkan Allah SWT bagi hamba-Nya, diseru-Nya mereka untuk menunaikannya dan dijadikan-Nya unsur tersebut sebagai kebenaran keimanan mereka dan bahwa mereka adalah orang-orang yang bertakwa. (QS 2: 177).

Alquranulkarim juga menampilkan salat dan menetapkannya sebagai amalan pertama sesudah keimanan, yang dalam hal ini menunjukkan kebenaran keimanan tersebut dan memberikan hak kepada pemiliknya untuk dikelompokkan ke dalam lingkungan persaudaraan kaum mukminin. (QS 9:11).

Sebaliknya Alquran juga menegaskan bahwa meninggalkan salat pertanda tenggelamnya seorang manusia ke dalam hawa nafsu dan jalan kejatuhan ke dalam jurang kecelakaan dan kesesatan. Juga merupakan salah satu sebab di antara sebab-sebab keabadian di dalam neraka. (QS Maryam (19): 59 dan QS Al-Muddatstsir (74): 38-47).

Demikian pula Alquran telah menjadikan lalai terhadap salat dan tidak memperhatikan makna dan ruhnya sebagai tanda mendustakan hari pembalasan. (QS Al-Ma'un (107): 1-7).

Luqman sendiri mewasiatkan kepada anaknya agar mendirikan salat. "Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh) Allah." (QS Luqman 17).


Ampunan

Akhirnya, kita banyak berharap agar orang yang terkena penyakit kurap terhadap berbagai masalah atau kejadian yang menimpa negeri tercinta ini seperti gempa, tsunami, gunung meletus, lumpur lapindo, banjir, kebakaran, huru-hara dan pelanggaran HAM ini bisa segera bangkit dan mengharapkan ampunan Allah SWT.

Semoga keselamatan tetap dinikmati dan sangat didambakan. Kepada umat Islam yang masih tetap istiqomah tetaplah mematuhi Undang-undang Allah, rasul dan pemerintah, melaksanakan ajaran Islam dalam setiap rona kehidupan karena Islam itu bukan hanya pengakuan namun harus disertai perbuatan.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini