Disamping itu, maaf yang disampaikan Presiden bukanlah atas suatu kebijakan yang secara sengaja dilakukan pemerintah. Ini berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Jepang dalam perspektif China. Last but not least, apa yang dilakukan oleh Presiden SBY agar hubungan antar negara terjaga dan semangat solidaritas ASEAN lebih dikedepankan.
Dari kasus asap ini, kita dapat membandingkan tingkat emotional question (EQ) dan intellectual question (IQ) antara Indonesia dengan Singapura. Kita harus belajar lebih banyak lagi dalam mengelola konflik dan masalah yang terjadi.
*) Penulis adalah alumnus pasca sarjana Kajian Strategik Intelijen, Universitas Indonesia. Tinggal di Jakarta Timur.
Baca tanpa iklan