Kini, ingin kurangkai kembali kebahagiaan itu di sisa hidupku bersama keluarga kecilku. Dulu ngurus sesuatu yang dianggap penegakan negara Islam yang penuh tanggung jawab, kini hanya ngurus anak istri yang otomatis beban hidup terasa ringan. Alhamdulillah dulu yang dianggap sampah oleh masyarakat sebab selalu merekrut anggota dan menyesatkan, kini sudah di terima kembali oleh masyarakat.
Dulu menjadi orang yang tertutup dan tidak punya kawan sebab diluar kelompok semuanya dianggap kafir, kini dengan silaturahmi banyak kawan dimana mana.
Mungkin ini hikmah setelah dulu tersesat. Banyak pelajaran berharga untuk meniti kembali masa depan keluarga kecilku.
Baca tanpa iklan