Persoalan limbah ini menjadi titik kritis kedua, setelah negara-negara di kawasan tersebut, mengkampanyekan pelarangan karena negara-industry penghasil sawit adalah biang terjadinya deforestasi.
Pada titik ketiga, penggunaan limbah sawit sebagai bahan dasar PLTD juga akan menjadi poin yang tak kalah penting bagi industry sawit tanah air menghadapi kritikan kelompok-kelompok pro environmentalis.
Lembaga dan kelompk yang bernaung di sejumlah NGO dalam dan luar negeri itu, kerap melemparkan kritik terkait sampah dan limbah yang dinilai mencemarkan bumi dan dengan keberadaan PLTBiogas, setidaknya akan memaksa mereka untuk berpikir ulang, bahwa jika sawit dan produk turunannya dikelola secara benar, maka aspek negatf yang muncul tak akan lebih besar dari nilai lebih yang dihasilkan industry non migas andalan Indonesia ini.
*Wem Fauzi, Penulis tinggal di Jakarta
Baca tanpa iklan