News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Pemilu 2019

Kita Dipersatukan Karena Perbedaan

Editor: Rachmat Hidayat
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Jokowi dan Ketua DPP Projo Budi Arie Setiadi

Saat ini, kita dihadapkan pada pihak-pihak yang mencoba menolak hasil pemilu. Mendelegitimasi pemilu atas alasan kecurangan dan lainnya. Mengabaikan hasil perhitungan cepat yang hanya memprediksi hasil pemilu, dan berlanjut menolak juga perhitungan riil dari KPU.

Meski menjadi ironis karena pihak-pihak yang menolak hasil pemilu adalah mereka yang sedari awal ikut serta dalam pemilu, dan membalik fakta bahwa rakyat tidak memberikan kepercayaan kepada mereka untuk mengelola kehidupan bersama selama lima tahun ke depan.

Pemilu bukanlah persoalan “kalah” atau “menang”. Pemilu bukanlah semata- mata pertandingan atau pun perlombaan. Pemilu adalah perihal kepada siapa mandat rakyat dijatuhkan. Dalam Pemilu 2019, mandat rakyat dipercayakan kepada Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Begitulah rakyat sudah mengucapkan pilihan mereka.  Yang kita perlukan sekarang adalah bagaimana kita mengawal dan mengawasi kerja-kerja mereka selama lima tahun ke depan. Mengkritik jika terjadi kekeliruan. Menegur jika terdapat kekurangan.

Bahkan menggugat jika dirasa menciderai keadilan. Demikanlah demokrasi berjalan. Untuk itulah demokrasi diselenggarakan.

Baca: Capres 01 Menang di Jepang, Vera Berharap Suatu Saat Bisa Bertemu Jokowi

Projomenyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tetap teguh berpegang pada prinsip dan nilai-nilai demokrasi. Demokrasi yang sudah kita perjuangkan puluhan tahun. Demokrasi yang memungkinkan suara rakyat terdengar nyaring, bukan suara lirih di balik tembok.

Demokrasi yang membuat setiap orang adalah diakui sama dan setara dalam kehidupan sosial, politik, hukum, dan juga ekonomi.

Baca: KPK Pelajari Pengakuan Bowo Sidik Terima Rp 2 M dari Menteri Enggartiasto

Demokrasi sebagai jalan terbaik yang kita pilih untuk menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, bertanggungjawab, dan dijalankan secara tepat. Pemilu adalah suara demokrasi yang sah.

Ujud rakyat yang berdaulat dalam menentukan pilihan mereka. Rakyat Indonesia sudah memutuskan Joko Widodo dan Kiai Maruf Amin sebagai pengemban amanat mereka untuk memimpin bangsa Indonesia selama lima tahun ke depan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini