News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Relasi Sinergis Nahdlatul Ulama dan Partai Gerindra

Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani melakukan kunjungan ke kediaman Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftahul Akhyar, di bilangan Rawangun, Jakarta Timur.

Jika hal ini terwujud, maka jalan baru politik NU dengan partai-partai, utamanya Partai Gerindra, terbangun kuat dan produktif.  

Relasi NU-Partai Gerindra menjadi strategis setidaknya karena sejumlah hal berikut.

Pertama, NU adalah representasi kekuatan Islam terbesar di negeri ini.

Kedua, NU tengah menguatkan kuda-kuda politik untuk mengepakkan sayap berkhidmah di kancah Islam internasional.

Kiprah internasional NU dihajatkan dunia demi menyeimbangkan tatanan Islam agar tidak middle eastern mainstream, yang garang cenderung kearah terorisme. 

Islam internasional membutuhkan moderasi, toleransi dan penghormatan atas pluralitas model NU.

Demi tujuan khidmah Internasional ini, NU meniscayakan mitra strategis kuat di dalam negeri.

Partai Gerindra sebagai salah satu kekuatan nasional, sangat ideal bersinergi dengan NU, baik terkait urusan nasional (kerakyatan/keumatan), dan lebih-lebih masalah internasional: politik bebas aktif, non-blok demi terwujudnya misi besar NU membumikan Islam rahmatan lil ‘alamin.
Wallahu A’lam

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini