News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Koperasi Desa, Casing Lama dengan Merek Baru

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KOPERASI DESA - Presiden RI Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas bersama beberapa menteri membahas rencana pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, di Istana Merdeka, Jakarta, 7 Maret 2025. Presiden Prabowo bertekad akan membentuk Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih di seluruh desa di Indonesia. 

Diantara puluhan ribu KUD yang dibentuk ada sebagian KUD yang berhasil.
KUD yang berhasil memiliki dampak positif bagi masyarakat desa, antara lain:

1. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

2. Meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian.

3. Meningkatkan akses ke pasar dan meningkatkan harga jual produk pertanian.

Namun, KUD juga menghadapi beberapa tantangan, antara lain:

1. Kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dalam mengurus KUD;

2. Kurangnya akses ke pasar dan informasi.

3. Kurangnya dana dan fasilitas.

4. Masalah moral hazzard khususnya pada para pengurus. Sehingga KUD seringkali diplesetkan menjadi  ‘Ketua Untung Duluan’. Para manajer lebih mementingkan gaji daripada mengembangkan bisnis; dan

5. Kurang adanya jiwa bisnis karena terlalu tergantung kepada pemerintah. 

Pembelajaran dari KUD sangat penting bagi KopDes, karena jangan sampai melakukan kesalahan yang sama, yang akan mengakibatkan kegagalan KopDes.


Strategi Tingkatkan Keberhasilan KopDes

Berdasarkan pembelajaran KUD tersebut. Maka agar KopDes berhasil perlu melakukan strategi sebagai berikut:

1. Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas masyarakat desa. Khususnya pengurus KopDes. Peningkatan kapasitas dan kapabilitas ini memerlukan waktu yang lama, sehingga peningkatan kapasitas pengurus KopDes harus dimulai segera setelah pembentukan koperasi tersebut;

2. Peningkatan pemahaman moral keagamaan pengurus KopDes. Ini masalah yang paling krusial;

3. Peningkatan jiwa bisnis  para pengurus, sehingga mereka akan lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bisnisnya;

Baca juga: Pemerintah Luncurkan Program Koperasi Desa Merah Putih, Dekopin Siap Berikan Pendampingan

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini