News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Konflik Iran Vs Israel

Dampak Perang Iran-Israel

Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KONFLIK IRAN VS ISRAEL - Sugeng Budiharsono (batik) dan Lalu Niqman Zahir pendiri dan peneliti senior NAISD

Oleh: Sugeng Budiharsono dan Lalu Niqman Zahir

Pendiri dan peneliti senior NAISD

SERANGAN pre-emtive Israel ke Iran pada Jumat (13/6/2025) telah mengakibatkan kerusakan dan meninggalnya salah satu petinggi IRGC. 

Hanya berselang beberapa jam, Iran merespon serangan tersebut dengan mengirim drone dan rudal hipersonik yang mengakibatkan kerusakan markas komando dan situs militer Israel, serta kaburnya Benyamin Netanyahu.

 

Serang menyerang antara Iran-Israel tidak dapat diketahui kapan berakhir. 

Padahal, sejatinya Iran, Israel, dan Amerika Serikat adalah tiga serangkai kawan rahasia sejak era Shah Iran (Economictimes, 13/06/2025).

Trita Parsi (2007), menjelaskan dalam bukunya "Treacherous Alliance: The Secret Dealings of Israel. Iran and the United States", bahwa penyebab permusuhan tersebut antara lain adalah persaingan atau perebutan pengaruh di Timur Tengah. 

Perubahan geopolitik di Timur Tengah terjadi pada saat proxy-proxy Iran menjadi semakin kuat, seperti Houthi di Yaman, Hisbullah di Lebanon, dan rezim Bashar al-Assad di Suriah. 

Sementara di sisi lain peran Israel semakin rontok sejak perang Gaza  pada 7 Oktober 2023 sampai sekarang.

Perang Gaza sebenarnya perang multi-front, karena Hisbullah dan Houthi membantu Gaza.

Perang di Gaza juga semakin membuka kedok Israel sebagai pelaku genosida di Gaza, dan kehebatan IDF dan alutsista Israel hanyalah mitos belaka. 

Apalagi setelah Amnesty International (2024), dan University Network for Human Rights (2024) dalam The UNHR report (2024), menyatakan Israel sebagai pelaku genosida di Gaza, mengakibatkan Israel dikucilkan negara- negara di seluruh dunia. 

Hal ini menyebabkan posisi geopolitik Israel semakin sulit.

Konflik Iran-Israel dengan skala lebih besar yang yang terjadi tanggal 13/06/2025 tersebut telah menimbulkan kekhawatiran banyak pihak, bahwa konflik tersebut dapat membakar seluruh Timur Tengah, yang merupakan sumber energi dunia. 

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini