News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Signifikansi Manajemen Risiko dalam Lembaga Pendidikan

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Odemus Bei Witono, Pemerhati Pendidikan dan Direktur Perkumpulan Strada

Dengan visi "komunitas pendidikan yang unggul, peduli, dan berjiwa melayani", Strada terus berkembang menjadi pilar pendidikan Katolik yang adaptif terhadap zaman.

Perkumpulan Strada didirikan pada tahun 1924 di Batavia oleh tiga pastor Jesuit asal Belanda. Sekolah pertamanya dibuka untuk dua kelompok etnis, yakni anak-anak keturunan Eropa dan Tionghoa, melalui pendirian SD Santo Ignatius dan HCS di Gunung Sahari.

Namun, sejak awal, Strada juga menunjukkan komitmen terhadap pendidikan rakyat dengan membuka sekolah untuk anak-anak pribumi di Kampung Sawah, Pondok Gede.

Dalam perjalanannya, Strada tak hanya mendirikan sekolah-sekolah dasar, namun juga mendirikan MULO, AMS, dan turut andil dalam pembentukan Canisius College—yang kini menjadi salah satu sekolah menengah ternama di Indonesia.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini