News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Industri Kulit Menjawab Krisis

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PT Mastrotto Indonesia ekspansi ke sektor fashion kulit. Hans Koeswanto pimpin transformasi bisnis alas kaki dan tas berkelanjutan.

Era Post-Resesi adalah periode setelah suatu negara atau kawasan keluar dari fase resesi ekonomi, ditandai dengan mulai pulihnya aktivitas ekonomi, meningkatnya kepercayaan pasar, dan munculnya strategi baru untuk mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

Ciri-Ciri Era Post-Resesi:

Pemulihan PDB

Produk Domestik Bruto mulai menunjukkan pertumbuhan positif setelah mengalami kontraksi selama dua kuartal atau lebih.

Penurunan angka pengangguran

Perusahaan mulai merekrut kembali tenaga kerja seiring membaiknya permintaan.

Kenaikan konsumsi dan investasi

Daya beli masyarakat perlahan pulih, dan investor mulai kembali menanamkan modal.

Transformasi model bisnis

Banyak pelaku industri melakukan penyesuaian strategi, seperti digitalisasi, efisiensi, dan diversifikasi produk.

Fokus pada keberlanjutan

Era ini mendorong pendekatan yang lebih ramah lingkungan dan sosial sebagai bagian dari pemulihan jangka panjang.

Di era post-resesi, industri kulit tidak hanya berusaha pulih dari tekanan ekonomi, tetapi juga melakukan transformasi. 

Misalnya:

Ekspansi ke sektor fashion seperti sepatu dan tas kulit yang memiliki permintaan lebih stabil.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini