Agung Iskandar
Direktur OLX Indonesia
Figur mendorong inovasi digital
Peran sentral dalam transformasi OLX menjadi bagian dari ekosistem otomotif digital milik Grup Astra
TRIBUNNEWS.COM - Lonjakan jumlah pencari kerja di Indonesia menandai paradoks baru dalam era digital.
Kemudahan akses informasi dan teknologi belum sepenuhnya menjawab ketimpangan lapangan pekerjaan.
Hingga Kuartal II 2025, lebih dari 7 juta orang tercatat menganggur, sementara platform digital mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah lowongan dan pelamar.
Di tengah optimisme terhadap solusi berbasis aplikasi, realitas di lapangan menunjukkan persaingan yang semakin ketat dan kebutuhan akan strategi ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Indonesia masih mengalami tantangan dalam ketersediaan lapangan pekerjaan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Februari 2025, angka pengangguran di Indonesia mencapai 7,28 juta orang.
Sementara itu, berdasarkan data internal platform OLX, jumlah rata-rata pelanggan yang mengandalkan platform ini untuk mencari kerja mencapai 538 ribu orang per bulan.
Jumlah ini meningkat sebesar 26 persen pada Kuartal II 2025 dibandingkan dengan Kuartal I 2025.
Pelamar terbanyak berasal dari Jabodetabek, selanjutnya disusul dengan Jawa Barat dan Jawa Timur.
Jumlah lapangan pekerjaan di Kuartal II 2025 mencapai 50 ribu lowongan.
Sehingga perbandingan antara pencari kerja dengan ketersediaan lapangan pekerjaan di platform OLX sebesar 10:1.
Meski demikian, jumlah lapangan pekerjaan pada Kuartal II 2025 meningkat sebanyak 15% dibanding Kuartal I 2025.
Baca tanpa iklan