News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Hibriditas Budaya Bantengan Mberot di Malang

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BANTENGAN - Penari Bantengan Mberot Malangan sedang menampilkan koreografi, (foto : Pemkab Malang)

Sintesis ini tak terelakkan. Karena, semakin banyak generasi muda yang menggandrungi Bantengan Mberot. Bagi mereka, seni bantengan ini lebih mudah dicerna dan menghibur. Tentu, dari sudut pandang pelestarian kearifan lokal, kemunculan Bantengan Mberot setidaknya akan menjaga warisan budaya hingga generasi berikutnya.

Bantengan Mberot merupakan bukti bahwa hibriditas budaya bukan sekadar perubahan artistik kesenian. Sintesis ini merupakan hasil negosiasi identitas dan makna tradisi pada era digital dan tantangan global. Lewat hibriditas budaya, Bantengan tetap bisa melestarikan tradisinya, sembari berjalan beriringan dengan inovasi dan dinamika zaman.

Daftar Pustaka :

Bhabha, H. K. (1994). The Location of Culture. London & New York: Routledge.

Wahyuningtyas, D. N. (2025). Kesenian Bantengan Malang: Memahami makna simbolis sebagai kajian budaya lokal. INVENSI: Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni, 10(1), 99–110. https://journal.isi.ac.id/index.php/invensi/article/download/14249/pdf

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini