News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Pak Juwono Sudarsono, ALKI dan Keculasan Iran

Editor: Dodi Esvandi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Algooth Putranto, Director of Community Evident Institute

Pasca kasus MT Horse, hubungan Indonesia-Iran kembali hangat setelah kedua negara meneken perjanjian Indonesia-Iran Preferential Trade Agreement (II-PTA) yang ditujukan untuk mengurangi atau menurunkan tarif bea masuk terhadap produk-produk tertentu. 

Namun bisa dipastikan dari 10 dokumen perjanjian yang ditandatangani Presiden Joko Widodo dan Presiden Iran Seyyed Ebrahim Raisi di Jakarta pada 23 Mei 2023, tidak ada permakluman Indonesia terhadap tindakan ilegal kapal kencing di ALKI.

Namun kurang dari empat bulan pasca kunjungan Presiden Iran ke Jakarta. Bakamla pada 11 Juli menangkap super tanker Arman 114 saat kencing di Laut Natuna.

Saat dicokok Arman sedang memindahkan minyak ke supertanker S Tinos yang berbendera Kamerun.

Serupa MT Horse, Arman 114 juga mematikan sistem identifikasi kapal atau Automatic Identification System (AIS).

Saat dipergoki Bakamla, Arman 114 dan S Tinos berusaha kabur memasuki perairan Malaysia. Beruntung Bakamla Malaysia sigap membantu.

Sekali lagi Indonesia bersikap tegas. Arman 114 ditahan, kapten dan awak ditangkap.

Tak seperti MT Horse yang bisa melenggang ke Venezuela, Arman 114  dan isinya disita lalu dilelang. Ini yang kabarnya bikin maling eh Iran jengkel!    

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini