Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

IHSG Semakin Menyentuh Titik Terendahnya

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin menyentuh titik terendah. Selasa (27/8/2013), IHSG sempat menyentuh di bawah 4000.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Arif Wicaksono

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin menyentuh titik terendah. Data terakhir pada Selasa (27/8/2013), IHSG sempat menyentuh di bawah 4000.

Fajar Hidayat, Chief Investment Office Director Cimb Principle Asset Management, mengatakan ada beberapa pertanda bagi investor untuk melihat titik terendah IHSG. Pada saat itulah ia menganjurkan agar investor mulai  melakukan aksi beli.

Fajar mengatakan ada tiga ciri-ciri utama HSG memasuki area jenuh jual. Yang perlu diperhatikan adalah kestabilan nilai tukar rupiah, besaran inflasi dan yield Surat Utang Negara (SUN).

"Faktor pertama adalah rupiah. Jika pergerakan rupiah sudah stabil dan normal, maka diproyeksikan IHSG akan tidak terlalu fluktuatif dan mulai menanjak, yang terpenting adalah rupiah bergerak stabil," kata Fajar di Jakarta, Selasa (27/8/2013).

Faktor kedua yang menentukan adalah inflasi. Sampai saat ini investor masih menunggu  apakah inflasi sudah mencapai batasan maksimal. Jika sudah, maka investor akan masuk ke pasar.

"Inflasi masih dicari peaknya, dan September ini kan saat yang tepat untuk masuk, ke pasar, nah kalau sudah naik tinggi investor sudah menghitung resikonya," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Faktor ketiga adalah kenaikan Yield Surat Utang Negara (SUN). Dari awal tahun sampai dengan sekarang Yield SUN sudah naik sebanyak 300 basis poin sehingga menjadi 8 persen dalam tenor 10 tahun. Jika yield SUN sudah mulai menurun maka memberikan peluang bagi investor untuk masuk.

"Penurunan yield menandakan, kepastian sarana investasi sudah kembali dari emas, dan surat beharga yang sifatnya aman (heaven) ke pasar modal, jadi titik pelemahan IHSG tidak akan berlanjut lagi," katanya.

Mengenai pelemahan IHSG, ia memprediksi  akan berada pada level support 4500 pada akhir tahun ini. Sedangkan pada level resistance diperkirakan akan berada di 4700.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas