Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Cina Siap Bangun Pembangkit Listrik Geothermal 30 Ribu Megawatt

Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) siap menanamkan modalnya untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Sanusi
Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, NUSA DUA - Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) siap menanamkan modalnya untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (geothermal) dengan kapasitas 30 ribu megawatt. Rencananya, pembangkit tersebut bakal dibangun di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, menuturkan terkait geotermal, Presiden Repubik Rakyat Tiongkok (RTT) sudah membahas dengan sejumlah menterinya dan mengunjungi Indonesia untuk merealisasikan hal tersebut.

"Jelas kita punya sumber dayanya. RRT sudah berkomitmen untuk menanamkan modalnya," kata Jero, Sabtu (5/10/2013).

Pemerintah Indonesia sangat menyambut baik rencana RRT untuk menanamkan modalnya dalam sektor energi terbarukan termasuk geothermal. Sebab, selama ini Indonesia sangat tergantung dengan impor Bahan Bakar Minyak yang bersumber
dari fosil. Untuk mengurangi dampak pengurangan impor minyak Bahan Bakar Minyak (BBM) di negara-negara ASEAN, Pemerintah Indonesia bakal menawarkan penggunaan bahan bakar yang berasal dari batubara dan gas bumi.

Untuk masalah pembiayaan, Jero mengungkapkan untuk tidak lagi menggantungkan dari World Bank tapi dari negara lain. Pasalnya World Bank sudah mulai mengurangi kucuran dana untuk pembiayaan energi yang menggunakan batubara.

"Kita kerjasama saja dengan Jepang dan RRT. Sebab mereka punya teknologi dan kita punya sumber daya alamnya," katanya. Untuk memuluskan rencana investasi soal geothermal tersebut, Jero siap berkunjung ke RRT pada November mendatang.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas