Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Jokowi Disarankan Realokasi Anggaran Belanja untuk Subsidi BBM

Karena hal itu, anggaran negara untuk kabinet selanjutnya ada kelebihan 10 sampai 15 persen

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
zoom-in Jokowi Disarankan Realokasi Anggaran Belanja untuk Subsidi BBM
Warta Kota/Alex Suban
Para pengendara sepeda motor antre mengisi premium di SPBU Pertamina, Sentul City, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (27/8/2014). Walaupun pembatasan BBM nonsubsidi telah dibatalkan Selasa (26/8) sore, pasokan BBM ke SPBU masih terbatas karena masih menggunakan delivery order saat pembatasan. Pasokan akan kembali normal Kamis (28/8). (Warta Kota/alex suban) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi Sarana dan Prasarana Bappenas Dedy Priatna menjelaskan kabinet presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diprediksi tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi. Karena itu jalan yang bisa dipilih Jokowi bersama kabinet barunya haruslah melakukan realokasi anggaran belanja untuk subsidi BBM.

"Berarti satu-satunnya jalan realokasi dari yang sudah ada sekarang, karena tidak ada kenaikan harga," ujar Dedy di gedung DPR RI, Senin (1/9/2014).

Dedy memaparkan saat ini anggaran belanja negara dalam RAPBN 2015 baru indikatif. Karena hal itu, anggaran negara untuk kabinet selanjutnya ada kelebihan 10 sampai 15 persen.

"Jadi berarti program baru itu diantara 10-15 persen tadi. Itu sudah pasti kurang. Ini di RAPBN 2015," ujar Dedy.

Dedy memaparkan cara kedua dari realokasi yang sudah ada dialokasikan dipindah atau dikurangi. "Sisanya ditempatkan di program usulan Jokowi," kata Dedy.

Selain itu Dedy menambahkan tidak ada jalan lain kecuali melakukan perubahan APBN di awal bulan. "APBN-P sesuai peraturan dua bulan setelah tahun anggaran berjalan, Februari lah, Maret pengesahan. Dibahas dari februari," kata Dedy.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas