Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kadin Apresiasi Mundurnya Dirjen Perhubungan Darat

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto mengapresiasi langkah Direktur Jenderal Perhubungan Darat

Kadin Apresiasi Mundurnya Dirjen Perhubungan Darat
amazonaws.com
Ketua Umum Indonesian National Shipowners Association (INSA), Carmelita Hartoto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto mengapresiasi langkah Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Djoko Sasono yang mengundurkan diri dari jabatannya pasca kemacetan parah yang terjadi sejak Rabu (23/12) malam.

Padahal, kemacetan tersebut tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kementerian Perhubungan.

"Kalau melihat secara fair, ini bukan hanya tanggung Kementerian Perhubungan, ada pihak-pihak lain yang secara bersama-sama bertanggung jawab. Tapi Dirjen Darat mengambil tanggung jawab, ini patut kita apresiasi," kata Carmelita, Sabtu (26/12/2015).

Disampaikan Carmelita, secara historis arus transportasi di masa Natal dan Tahun Baru tidak semasif angkutan Lebaran. "Ini yang mungkin membuat Kementerian Perhubungan dan Korlantas tidak melakukan kebijakan seperti masa Lebaran, karena memang biasanya tidak padat. Kalau Natal dan Tahun Baru umumnya ramai di Bandara," tuturnya.

Namun, kondisi tahun ini berbeda. Libur Natal 25 Desember jatuh di hari Jumat, ditambah lagi didahului libur Maulid Nabi pada 24 Desember. "Orang cukup ambil cuti empat hari, dia bisa libur 11 hari. Ini yang membuat membludak, sebab semua orang ingin liburan. Jadilah kondisi seperti yang kemarin," ujarnya.

Karenanya, Carmelita mengapresiasi langkah Kemenhub menerbitkan larangan truk beroperasi di masa pergantian tahun. "Memang beberapa pihak menilai masa larangannya terlalu panjang, namun kami melihat ini langkah antisipatif dari pemerintah agar kejadian seperti kemarin bis diminimalkan," paparnya.

Logikanya, seberapa banyak kendaraan yang keluar dari Jabodetabek pada tengah pekan lalu, akan kembali sama banyaknya di tahun baru.
"Jadi kami mendukung. Namun pengusaha berharap untuk tahun depan pemerintah lebih antisipatif, sehingg larangan bis dikeluarkan jauh-jauh hari. Jadi pengusaha juga bis membuat perencanaan bisnis," pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengundurkan diri dari jabatannya.

Djoko merasa gagal mengatasi kemacetan parah yang terjadi selama libur Natal dan menjelang Tahun Baru belakangan ini.

"Sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap hal ini, saya menyatakan berhenti jadi Dirjen Perhubungan Darat," ujar Djoko di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Sabtu (26/12/2015) malam.

Djoko menyatakan bahwa dirinya adalah pihak yang bertanggung jawab atas kemacetan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas