Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rizal Ramli: BI Terlalu Konservatif

Rizal Ramli menilai Bank Indonesia kurang mendukung langkah pemerintah dalam mendorong roda perekonomian lebih kencang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Rizal Ramli: BI Terlalu Konservatif
TRIBUN/DANY PERMANA
Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli menyampaikan pandangannya dalam bidang ekonomi saat berkunjung ke kantor Tribun di Jakarta, Kamis (7/1/2015). TRIBUN/DANY PERMANA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -‎ Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli menilai Bank Indonesia kurang mendukung langkah pemerintah dalam mendorong roda perekonomian lebih kencang.

Hal tersebut diungkapkan Rizal setelah Bank Indonesia (BI) hanya menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) 25 basis poin menjadi 7,25 persen dari posisi sebelumnya 7,50 persen.

"‎Bank Indonesia terlalu konservatif, takut terjadi capital outflow (dana asing keluar), tapi mengorbankan pertumbuhan ekonomi," kata Rizal, Jakarta, Jumat (15/1/2016).

Rizal berharap, Bank Indonesia ke depan dapat kembali menurunkan BI Rate lagi hingga ke level sesuai dengan data-data ekonomi pada saat ini. Namun, Rizal tidak menyebutkan pada level berapa BI Rate yang pas dengan kondisi sekarang.

"Diperlukan kebijakan bunga yang lebih masuk akal, sehingga ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi 5,3 persen," tutur Rizal.

Tercatat, selama 11 bulan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 7,50 persen sejak 17 Februari 2015, setelah bulan sebelumnya di posisi 7,75 persen.

‎Pada 13-14 Januari 2016, Rapat Dewan Gubernur (RDG) berlangsung dan memutuskan memangkas BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 7,25 persen, dengan suku bunga deposit facility 5,25 persen dan lending facility pada lev‎el 7,75 persen.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas