Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Bisnis Properti Lesu, Kini BTN Bertumpu ke Pembiayaan Perumahan Menengah-Bawah

"Tingginya permintaan untuk rumah menengah ke bawah harus diimbangi dengan adanya lahan yang memadai."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bisnis Properti Lesu, Kini BTN Bertumpu ke Pembiayaan Perumahan Menengah-Bawah
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
PAMERAN PERUMAHAN - Pengunjung mendapat penjelasan rumah yang dipasarkan dari bagian marketing di salah satu stan pengembang perumahan dalam Housing & Furniture Expo 2015 di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (1/5). Pameran yang diikuti 20 pengembang perumahan anggota DPD REI Jabar aktif dan 20 produsen furniture dari Bandung dan Jakarta tersebut menargetkan nilai transaksi selama pameran sebesar Rp 3,5 miliar - Rp 5 miliar. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melihat pasar rumah untuk masyarakat menengah ke bawah masih cukup tinggi dan ini menjadi stimulus bagi pelaku bisnis perumahan untuk terus membangun.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, permintaan masyarakat akan rumah terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, sehingga membawa dampak multiplier effect sektor-sektor industri properti dan lainnya.

Maryono mengatakan, dalam mendukung program sejuta rumah, BTN menargetkan pembiayaan perumahan sepanjang tahun ini sekitar 570 ribu unit rumah.

"Ekspektasi kami jumlah ini akan melampaui target dan kami siap hingga 800.000 unit rumah. Semoga ini dijadikan pegangan para pengembang bahwa dananya ada dan siap dipakai untuk membiayai proyek rumah bagi MBR (masyarakat berpenghasilan rendah)," tuturnya.

Lebih lanjut Maryono mengatakan, untuk mempercepat realisasi program sejuta rumah maka diperlukan pembentukan bank tanah untuk mempercepat pembangunan pemukiman atau perumahan untuk rakyat.

"Tingginya permintaan untuk rumah menengah ke bawah harus diimbangi dengan adanya lahan yang memadai, sehingga pengembang bisa dengan mudah dan cepat untuk membangun perumahan di berbagai daerah," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas