Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kemenkop Latih Perluas Pasar UKM di Perbatasan Merauke

Prakoso menekankan pentingnya pemberian pelatihan teknis di beberapa daerah perbatasan.

Kemenkop Latih Perluas Pasar UKM di Perbatasan Merauke
Warta Kota/Alex Suban
H Suwarno memberi penjelasan tentang berbagai asesori hasil produksinya dalam arena pameran Konvensi Usaha Kecil Menengah (UKM) mitra Yayasan Darma Bhakti Astra (YDBA) di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Jumat (23/8/2013). Kegiatan ini digelar sampai Sabtu (24/8), sebagai ajang berbagi ilmu UKM mitra YDBA kepada masyarakat. (Warta Kota/alex suban) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Kementerian Koperasi dan UKM melatih cara memperluas pasar dan jaringan bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di perbatasan Merauke.

Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS menggelar pelatihan khusus bagi para pelaku UKM di Distrik Naukenjeray, Merauke, Papua, pada awal Juni 2016.

"UKM yang hadir sebanyak 80 peserta yang sebagian besar ibu-ibu dari 3 kampung, yaitu; Kampung Ongjayya, Kampung Toner, dan Kampung Kuler," ujar Prakoso, Minggu (12/6/2016).

Prakoso menekankan pentingnya pemberian pelatihan teknis di beberapa daerah perbatasan.

Hal itu dalam rangka mendukung program percepatan pembangunan di wilayah-wilayah terpencil.

Selain di Merauke pihaknya akan menggelar pelatihan serupa dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal masyarakat setempat.

Dalam hal ini pemerintah memberikan di Kabupaten Sanggau, Malino, Sintang, Nunukan, Kapuas Hulu, Maluku Tenggara Barat, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, dan Natuna.

"Adapun jenis pelatihan disesuaikan dengan permintaan masyarakat dari daerah setempat sesuai koordinasi dengan dinas koperasi dan UKM di masing masing kabupaten," kata Prakoso.

Seperti halnya di lokasi prioritas yakni di Merauke berupa pelatihan pembuatan abon ikan dan abon rusa yang merupakan permintaan masyarakat daerah tersebut.

Pihaknya setidaknya akan melatih 40 pelaku UKM di setiap lokasi dengan dua angkatan sehingga total sebanyak 80 pelaku UKM.

"Intinya apapun pelatihannya sesuai dengan permintaan masyarakatnya," papar Prakoso.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas