Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menteri Perdagangan Mengaku Tidak Becus Atur Harga Daging

Faktor utamanya karena pemerintah terlambat melakukan impor

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Menteri Perdagangan Mengaku Tidak Becus Atur Harga Daging
Adiatmaputra Fajar Pratama/Tribunnews.com
Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong di diskusi Rantai Pasok Pangan Membelit Harga 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harga daging sapi saat ini melambung tinggi sampai Rp 120 ribu per kg di beberapa kota besar.

Hal ini terjadi kurangnya pasokan di dalam negeri.

Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong pun mengaku tidak becus dalam mengelola pasokan daging sapi saat ini.

Faktor utamanya karena pemerintah terlambat melakukan impor saat konsumsi di bulan puasa diprediksi meningkat.

"Itu ketidakbecusan kami," ujar Thomas di diskusi Rantai Pasok Pangan Membelit Harga, di Jakarta Sabtu (18/6/2016).

Thomas memaparkan pemerintah sudah lama ingin membuka keran impor sebanyak 23.200 ton.

Hal itu sejalan dengan pesan Presiden Joko Widodo untuk menjaga pasokan dan harga di dalam negeri.

Rekomendasi Untuk Anda

"Itu yang Presiden mengingatkan kepatuhan terhadap perencanaan yang sudah ditetapkan," ujar Thomas.

Kenaikan harga daging sapi bermula saat pemerintah mengurangi impor sapi dari 165 ribu ekor menjadi hanya 50 ribu ekor di 2015.

Saat kebutuhan konsumsi meningkat, pemerintah pun terlambat menambah pasokan sapi.

"Kita mendadak mengurangi importasi sapi bakalan tahun lalu," kata Thomas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas