Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menko Darmin Mengaku Tidak Senang Masyarakat Klaim Punya Hak Atas Tanah Adat

"Nggak bisa mengaku tanah adat, padahal baru pindah kesana ramai-ramai," ujar Darmin dengan ekspresi kesal di acara diskusi Reformasi Agraria

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Menko Darmin Mengaku Tidak Senang Masyarakat Klaim Punya Hak Atas Tanah Adat
TRIBUNNEWS/ADIATMA FAJAR
Menteri Darmin Nasution di acara diskusi Reformasi Agraria di Galeri Nasional, Jakarta, Minggu (26/3/2017) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution ingin agar masyakarat tidak mengklaim kepemilikan atau hak atas tanah adat.

Ini lantaran Pemerintah Pusat, menurut Darmin, sudah memiliki data lahan di mana saja di Indonesia yang wilayahnya merupakan tanah adat.

"Nggak bisa mengaku tanah adat, padahal baru pindah kesana ramai-ramai," ujar Darmin dengan ekspresi kesal di acara diskusi Reformasi Agraria di Galeri Nasional, Jakarta, Minggu (26/3/2017).

Darmin memaparkan untuk sebuah lahan bisa memiliki tanah adat harus mencatatkan terlebih dahulu ke kantor kabupaten. Setelah itu ada verifikasi dan sertifikasi mengenai tanah adat.

"Baru bikin kampung, orang datang dari daerah harus sudah tercatat di kantor kabupaten," ungkap Darmin.

Mantan Gubernur Bank Indonesia menambahkan semua lahan sudah memiliki kperuntukannya. Mulai dari lahan untuk rumah, perkantoran, hutan, sampai rumah adat sudah memiliki aturan sendiri.

"Pasti ada aturannya ini terutama untuk tanah adat," jelas Darmin.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas