Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ini Kesan Pengusaha terhadap Pilkada DKI Jakarta yang Sudah Berlalu

Pilkada DKI 2017 meninggalkan kesan buruk bagi para pengusaha. Hal itu membuat iklim dunia usaha tidak baik.

Ini Kesan Pengusaha terhadap Pilkada DKI Jakarta yang Sudah Berlalu
KOMPAS.COM/Pramdia Arhando Julianto
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Haryadi Sukamdani dalam Rakornas Kading Bidang Pariwisata di Jakarta, Rabu (23/11/2016). 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pilkada DKI 2017 meninggalkan kesan buruk bagi para pengusaha. Hal itu membuat iklim dunia usaha tidak baik.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani mengaku banyak pengusaha mengurungkan niatnya menjalankan bisnis karena figur kontroversial di DKI Jakarta.

Haryadi pun berharap Pilkada tahun depan tidak terulang lagi seperti di DKI.

"Mudah-mudahan tahun depan tidak ada figur kontroversial muncul," ujar Haryadi di kantor Apindo, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Haryadi mengakui Pilkada DKI sangat menguras tenaga dan pikiran masyarakat. Bahkan dampaknya kata Haryadi sampai ke Bali dan Medan.

"Pemilihan di Jakarta tapi sampai Bali ke Medan. Sangat tidak lucu sekali kondisi itu, hubungannya apa coba," kata Haryadi.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia itu pun mengimbau kepada pengusaha untuk menghindari masalah politik terutama di Pilkada. Karena hal itu mempengaruhi bisnis pelaku usaha.

"Kontestasi politik mempengaruhi persepsi dan psikologis masyarakat. Betul-betul harus dihindari," ungkap Haryadi.

Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas