Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Karyawan Dukung Perpanjangan Kontrak JICT

Langkah ini dianggap telah memberikan kepastian terhadap kesinambungan nasib karyawan dan menjamin peningkatan investasi

Karyawan Dukung Perpanjangan Kontrak JICT
Tribunnews/JEPRIMA
Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Indonesia, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (7/3/2018). Kegiatan penimbangan peti kemas ekspor di pelabuhan atau verifikasi berat kotor kontainer ekspor/verified gross mass (VGM) di Pelabuhan Tanjung Priok bakal melibatkan PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) sebagai penerbit dokumen sertifikasi VGM. Saat ini, di Pelabuhan Tanjung Priok terdapat lima pengelola fasilitas terminal ekspor impor yakni JICT, TPK Koja, Terminal Mustika Alam Lestari (MAL), Terminal 3 Priok, dan New Priok Container Terminal-One (NPCT-1). Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Serikat Karyawan (Sekar) PT Jakarta International Container Terminal (JICT) mendukung penuh keputusan perpanjangan kontrak antara JICT dengan Pelindo II.

Langkah ini dianggap telah memberikan kepastian terhadap kesinambungan nasib karyawan dan menjamin peningkatan investasi infrastruktur di JICT. Sehingga kinerja dan layanan bongkar muat kontainer di Tanjung Priok, Jakarta diharapkan dapat terus meningkat.

""Perpanjangan kontrak JICT merupakan langkah tepat mengingat kinerja dan kontribusi JICT terhadap ekonomi nasional sangat besar. Perpanjangan kontrak ini juga dibutuhkan karena memberikan kepastian terhadap masa depan seluruh karyawan dalam bekerja dan memberi kontribusi yang lebih baik. Belum tentu ada kebijakan yang lebih baik jika kontrak JICT tidak diperpanjang," kata Pancarno Sumartomo, Ketua Serikat Karyawan (Sekar) JICT dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Sumartomo menambahkan, Pelabuhan Tanjung Priok sebagai obyek vital nasional (Obvitnas) memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang kegiatan ekspor-impor barang terbesar di Indonesia. Oleh karena itu pengembangan JICT sebagai terminal utama dan terbesar di Tanjung Priok harus menjadi prioritas.

"Kami juga bersyukur karena kesejahteraan karyawan di JICT sangat baik. Karena itu fokus karyawan saat ini adalah mendorong peningkatan kualitas layanan di JICT, sehingga kontribusi JICT terhadap ekonomi Indonesia semakin besar," ujarnya.

Lebih lanjut Sumartomo menjelaskan, perpanjangan kontrak JICT-Pelindo II memberikan preseden yang baik terhadap investor yang telah berinvestasi di Indonesia. Kondisi ini tentunya dapat mendorong investasi lebih besar lagi di sektor pelabuhan, sesuatu yang dibutuhkan saat ini mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan.

"Pembangunan pelabuhan laut akan menjadi salah satu kunci daya saing ekonomi Indonesia. Itulah sebabnya kita membutuhkan kepercayaan investor agar mau berinvestasi dan menjadikan logistik Indonesia makin efisien. Dan perpanjangan kontrak JICT ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan kepercayaan investor, baik domestik maupun investor global," jelasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas