Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Kriteria Presiden dan Wakil Presiden dari Para Pengusaha

Kepada dua pasangan calon pemimpin tersebut para pengusaha berharap adanya program kerja yang lebih berupaya untuk meningkatkan siklus usaha

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Kriteria Presiden dan Wakil Presiden dari Para Pengusaha
Alex Suban/Alex Suban
Bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin diajak selfie oleh partai pendukung saat mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018) menyerahkan syarat pencalonan menjadi calon presiden dan calon wakil presiden diusung sembilan partai politik. (Warta Kota/Alex Suban) 

Kriteria Presiden dan Wakil Presiden dari Para Pengusaha -- Dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden telah resmi mendapaftarkan diri ke Komisi Pemiihan Umum (KPU).

Kedua pasangan tersebut adalah Joko Widodo dan Maaruf Amin serta Prabowo bersama dengan pasangannya Sandiaga Uno.

Kepada dua pasangan calon pemimpin tersebut para pengusaha berharap adanya program kerja yang lebih berupaya untuk meningkatkan siklus usaha di Indonesia.

Wakil Direktur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani menyebutkan pemimpin yang terpilih nantinya harus dapat menciptakan kepastian hukum dalam berbisnis.

Baca: Alasan Facebook Hapus Friend Feeds

Misalnya dengan membuat regulasi di sektor bisnis yang tidak cepat berubah.

"Pemimpin yang terpilih haru bisa memberikan kepastian hukum dalam berbisnis, regulasi jangan cepat atau mudah berubah," ujar Shinta kepada Tribunnews.com, Jumat (10/8/2018).

Kemudian pemimpin harus bisa memastikan stabilitas politik dan ekonomi hingga memberi kepastian pada investor.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu mempermudah perijinan melalui pemangkasan birokrasi dan pelayanan satu atap termasuk pelayanan perijinan secara online.

Calon pemimpin harus bisa menjaga harmonisasi antara peraturan pusat dengan daera dalam program ekonomi agar pemerataan pembangunan.

"Jadi harus bersinergi dengan daerah dalam program ekonomi agar pemerataan pembangunan dapat lebih baik," ungkap Shinta.

Terakhir, pemim diharapkan membangun industri yang berpotensi ekspor dan mulai mengurangi impor.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas