Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Sinergi BUMN Bantu Korban Tsunami Selat Sunda Capai Rp 2 Miliar

Menteri BUMN Rini Soemarno, menyatakan, terus mendorong Sinergi BUMN dalam memulihkan daerah terdampak tsunami di Banten dan Lampung.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sinergi BUMN Bantu Korban Tsunami Selat Sunda Capai Rp 2 Miliar
Megapolitan kompas
Dampak tsunami yang menerjang Selat Sunda akhir pekan lalu. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, menyatakan, terus mendorong Sinergi BUMN dalam memulihkan daerah terdampak tsunami di Banten dan Lampung.

Disampaikan Rini, sampai dengan hari ini (27/12/2018), bantuan BUMN untuk masyarakat Banten dan Lampung terdampak bencana yang terus disalurkan senilai lebih dari 2 Miliar.

Bantuan-bantuan tersebut disalurkan berupa makanan siap saji, obat-obatan, air minum, selimut, alat mandi, sembako dan kebutuhan sehari-sehari lainnya.

Selain itu, BUMN juga menyalurkan tenaga medis, tabung gas Pertamina, tenda, dapur umum, alat berat (Excavator), ambulans hingga vaksin tetanus dan flu.

Baca: Hendak Padamkan Kebakaran 2 Rumah, 2 Petugas Tersengat Listrik di Kubu Raya, Kalbar

“Pasca kejadian kami bergerak cepat mengidentifikasi bantuan apa saja yang diperlukan dalam tahap evakuasi hingga recovery. Kami pun fokus pada pemulihan layanan publik seperti listrik, telekomunikasi hingga BBM,” kata Rini, di Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Di bawah kordinasi PTPN III, bantuan BUMN untuk Lampung terhimpun dana, senilai kurang lebih 1,27 Miliar.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara di bawah kordinasi Krakatau Steel, bantuan BUMN untuk Banten sudah terhimpun senilai kurang lebih 1,64 Miliar.

Bantuan-bantuan tersebut berasal dari sinergi BUMN antara lain :

PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Jasa Raharja (Persero), PT Pindad (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Hutama Karya (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bio Farma (Persero), PT Kimia Farma (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Kemudian, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Perum Jamkrindo, PT Askrindo (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Perum Bulog, PT PGN Tbk, PT Taspen (Persero), PT Asuransi Jasindo (Persero), PT Jasa Raharja (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Askrindo (Persero), PT Bukit Asam Tbk, serta PT Semen Baturaja (Persero) Tbk dan PT PELNI (Persero).

Jumlah bantuan pun akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya BUMN yang berpartisipasi dalam penyaluran bantuan tersebut.

"Alhamdulilah inisiatif dan gerak cepat tanggap BUMN sudah cukup baik. Ini wujud komitmen BUMN yang selalu hadir untuk masyarakat ketika dilanda bencana," ujar Rini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas