Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Lima Sektor Industri Prioritas Dapat Stimulus Penciptaan Ekosistem Inovasi

Pemerintah mendorong pengembangan produksi kendaraan beremisi rendah (LCEV) seperti kendaraan listrik (EV).

Lima Sektor Industri Prioritas Dapat Stimulus Penciptaan Ekosistem Inovasi
HANDOUT
Workshop Paten Mapping Teknologi Industri Prioritas di Jakarta, Kamis (15/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Lima sektor industri yang terdiri dari 10 perusahaan akan mendapatkan stimulus penciptaan ekosistem inovasi yang dilaksanakan pada tahap awal, yaitu program assessmet dan pendampingan penerapan teknologi industri 4.0.

Ke-10 industri yang berada di 5 sektor industri prioritas tersebut adalah PT Sanken Technology Indonesia (Industri ELektronika), PT Biggy Cemerlang (Industri Kimia), PT Sunindo Adipersada (Industri Kimia), PT Paragon Technology & Innovation (Industri Kimia), dan PT Globalindo Intimates (Industri Tekstil).

Kemudian, PT Belindo International Carpet (Industri Tekstil), PT Suzuki Indomobil Motor (Industri Otomotif), PT Dharma Precision Parts (Industri Otomotif), PT Niramas Utama (Industri Makanan), dan PT Nutrifood Indonesia (Industri Minuman).

Khusus untuk industri otomotif sejalan, di kebijakan “Making Indonesia 4.0” ini Pemerintah mendorong pengembangan produksi kendaraan beremisi rendah (LCEV) seperti kendaraan listrik (EV).

"Untuk menstimulus percepatan pengembangan produksi kendaraan listrik di dalam negeri, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait kebijakan kendaraan listrik, dengan harapan para pelaku industri otomotif di Indonesia segera merancang dan membangun pengembangan kendaraan listrik," sebut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara, Kamis (15/8/2019).

Seperti diketahui, sebanyak 60 persen kendaraan listrik kuncinya ada  pada baterai dan bahan untuk membuat baterai.

Baca: BPPI Tahun Depan Mulai Riset Daur Ulang Baterai Lithium

Dalam perkembangannya kedepan, perlu dipertimbangkan bagaimana tata kelola penggunaan baterai dari kendaraan listrik, agar kedepan tidak menimbulkan permasalahan terhadap lingkungan.

BPPI melalui Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Bandung saat ini tengah melakukan penelitian terkait daur ulang limbah baterai ion lithium, yang diharapkan sebagai salah satu solusi dalam mengatasi potensi permasalahan lingkungan atas baterai kendaraan listrik dimasa depan.

Di samping itu, melalui pemanfaatan tools paten mapping perlu dilakukan identifikasi dan pemetaan perkembangan teknologi daur ulang baterai diberbagai negara.

Ngakan menjelaskan, paten mapping merupakan suatu metode melakukan identifikasi dan pemetaan teknologi yang sedang berkembang melalui pengolahan dan pemanfaatan database paten di seluruh negara anggota World Intellectual Property Organization (WIPO).

Baca: Diujicoba Pada Tikus yang Terpapar Sel Kanker, Peneliti Ini Kaget dengan Khasiat Kayu Bajakah

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas