Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Itama Ranoraya Siap Lepas 25 Persen Saham di Bursa efek

Perusahaan distributor alat kesehatan PT Itama Ranoraya akan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Oktober 2019 mendatang.

Itama Ranoraya Siap Lepas 25 Persen Saham di Bursa efek
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Foto ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan distributor alat kesehatan PT Itama Ranoraya akan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Oktober 2019 mendatang.

Perusahaan ini berencana menggelar Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering) dengan melepas sebanyak-banyaknya 25% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

Itama Ranoraya bakal melepas 400 juta saham biasa. Nilai nominal saham baru ini dipatok Rp 50 per saham. Sementara, harga penawaran saham IPO Itama Ranoraya berkisar Rp 315 - Rp 375 per saham.

Oleh karena itu, target perolehan dananya sebesar Rp 126 miliar - Rp 150 miliar.

Baca: Zodiak Hari Ini - 4 Zodiak Tidak Mau Mengakui Kesalahan Mereka, Taurus Paling Keras Kepala

Baca: Kenang Masa Lalu, Mantan Ajudan Tidur di Kolong Tempat Tidur BJ Habibie dengan Senjata Lengkap

Dari rentang harga segitu, saham Itama Ranoraya PER-nya sebesar  10,94 kali - 13,03 kali di mana estimasinya dilihat dari PER 2020. Adapun PER sahamnya lebih kecil dibanding dengan rata-rata PER  industrinya berada di 16 kali.

Perusahaan alat kesehatan ini menggandeng BNI Sekuritas dan Mirae Aset Sekuritas sebagai penjamin dan pelaksana emisi efek.

Direktur Utama Itama Ranoraya Teten W. Setiawan menyatakan langkah perusahaan untuk go public ditopang rasa optimistis karena Itama Ranoraya sudah berjibaku di industri alat kesehatan lebih dari 10 tahun.

"Selain itu, perusahaan ini juga didukung dengan tim manajemen yang berpengalaman dalam industri alat kesehatan sehingga dapat bertahan dan terus berkembang," jelasnya dalam paparan publik di Gedung Thamrine Nine, Kamis (12/9).

Teten menyatakan Itama telah memperoleh beberapa pencapaian melalui kerjasama dengan pemerintah seperti pengadaan alat suntik dan reagensia ke Kementerian Kesehatan RI dan Palang Merah Indonesia (PMI). 

Berita ini sudah tayang di Kontan dengan judul: Itama Ranoraya patok harga IPO di kisaran Rp 315 - Rp 375 per saham

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kontan
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas