Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Investigasi Kecurangan Bisnis, DPR AS Minta Data Email Pribadi Bos Apple, Facebook dan Amazon

DPR Amerika Serikat investigasi pelanggaran persaingan usaha yang diduga dilakukan raksasa teknologi tersebut.

Investigasi Kecurangan Bisnis, DPR AS Minta Data Email Pribadi Bos Apple, Facebook dan Amazon
BLOOMBERG/GETTY IMAGES
Mark Zuckerberg 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Panel Dewan Perwakilan Amerika Serikat meminta para pemimpin eksekutif Apple Inc, Facebook Inc, Amazon Inc, dan Alphabet Inc untuk menyerahkan catatan surel pribadinya, dan detil laporan keuangan perusahaan.

Ini merupakan lanjutan atas investigasi pelanggaran persaingan usaha yang diduga dilakukan raksasa teknologi tersebut.

Panel khususnya meminta surel pada 14 Oktober 2019 lebih dari satu dekade lalu dari CEO Apple Tim Cook, CEO Amazon Jef Bezos, CEO Alphabet Larry Page, dan CEO Facebook Mark Zuckerberg. Subjek surel yang dicari antara lain terkait akuisisi.

Mark Zuckerberg
Mark Zuckerberg (BLOOMBERG/GETTY IMAGES)

Penegak hukum mencari korespondensi misalnya saat Amazon mengakuisisi AbeBooks, PillPack, Eero, Ring, Zappos, dan Whole Foods. Pun Google saat mengakuisisi AdMob, YouTube, Android, dan DoubleClick.

Panel juga meminta informasi terkait sejumlah kebijakan Google misalnya ihwal login dalam peramban Chrome yang langsung otomatis bisa masuk dalam layanan Google lainnya.

Sementara Apple dimintakan informasi terkait App Store, misalnya soal keputusan menghilangkan kontrol orang tua, dan soal apakah pengguna iPhone bisa memilih aplikasi non-Apple sebagai aplikasi utamanya.

Pendiri Amazon Inc, Jeff Bezos
Pendiri Amazon Inc, Jeff Bezos (BUSINESS INSIDER)

Sedangkan Faebook diminta untuk memberikan informasi soal akuisisi Instagram, WhatsApp, dan Onavo. Serta soal integrasi Instagram, Facebook Messenger, dan WhatsApp.

Terkait hal ini, Apple sendiri belum memberikan konfirmasi, sementara Amazon dan Facebook telah menyatakan untuk menolak memberikan tanggapan.

Sedangkan Google merujuk kiriman dalam blog perusahaan yang menyatakan layanan yang diberikannya sebagai sebuah bentuk menciptakan pilihan bagi pelanggannya.

Saham Apple Ambles

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas