Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kadin Harap Pemerintah Siapkan Kebijakan agar Swasta Berinvestasi di Jalan Tol

Sejumlah capaian pembangunan di bidang konstruksi dan infrastruktur menjadi catatan dalam periode pertama kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Kadin Harap Pemerintah Siapkan Kebijakan agar Swasta Berinvestasi di Jalan Tol
IST
Bus, truk dan mobil pribadi melintas di bawah proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), di ruas Tol Jakarta-Cikampek di kawasan Bekasi Timur, Bekasi, Selasa (20/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Konstruksi dan Infrastruktur Erwin Aksa menjelaskan kebijakan bisnis jalan tol perlu dibuat lebih menarik dari sisi investasi.

Menurutnya, bisnis jalan tol memerlukan dana besar dan jangka panjang dengan kondisi dana perbankan yang terbatas.

“Karena itu pemerintah perlu mengeluarkan sejumlah kebijakan yang menarik dari sisi investasi agar pihak swasta tertarik dan mau berinvestasi di proyek pembangunan jalan tol,” kata Erwin dalam Forum Group Diskusi (FGD) di Menara Kadin Indonesia, Selasa (29/10/2019).

“Integrasi dan konektivitas menjadi kunci untuk menarik swasta berinvestasi. Yang diperlukan itu alternatif model bisnis dan pilihan skema pembiayaan pembangunan jalan tol yang secara risiko lebih kecil sehingga pihak swasta berani berinvestasi,” tambah Erwin.

Sebelumnya, sejumlah capaian pembangunan di bidang konstruksi dan infrastruktur menjadi catatan dalam periode pertama kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Dalam lima tahun terakhir, pemerintah telah menegaskan komitmennya terhadap sektor pembangunan ini dengan meningkatkan alokasi anggaran infrastruktur hingga Rp 1.739 triliun.

Baca: Penampakan Rumah Menteri Basuki yang Bakal Kena Gusur Proyek Jalan Tol Becakayu

Pemerintah juga telah membangun diantaranya 3.194 km jalan perbatasan dan 1.387 km jalan tol serta 811,9 km rel kereta api.

Memasuki periode kedua, Erwin juga menyambut baik program prioritas Presiden Jokowi yang akan dikerjakan dalam lima tahun ke depan.

Di antaranya melanjutkan pembangunan infrastruktur menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, juga pembangunan infastruktur mempermudah akses ke kawasan wisata yang mampu mendongkrak lapangan kerja baru, dan mampu mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat.

Erwin mengatakan, pihaknya dari kalangan pengusaha juga memiliki pemahaman yang sama dengan pemerintah, yaitu membangun infrastruktur berarti membangun masa depan.

“Dan jalan tol merupakan salah satu infrastruktur transportasi darat penting untuk menunjang konektivitas dengan beragam manfaat,” urainya.

Di antaranya, pembangunan jalan tol akan berpengaruh pada perkembangan wilayah & peningkatan ekonomi, meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas orang dan barang serta penghematan biaya dan waktu.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas