Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menteri Pertanian Minta Alokasi KUR Rp 50 Triliun

Akses petani terhadap KUR masih menjadi persoalan pemerintah, meski syaratnya sudah dipermudah dengan tanpa agunan.

Menteri Pertanian Minta Alokasi KUR Rp 50 Triliun
Istimewa
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta jatah alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 50 triliun, dari keseluruhan Rp 190 triliun pada 2020.

Syahrul menjelaskan, besarnya porsi KUR ke sektor pertanian yang hampir 25 persen tersebut wajar karena menyangkut banyak komoditi unggulan.

"Kita sangat besar di pertanian karena itu yang paling banyak berhubungan. Rp 50 triliun tadi itu standar yang kita berikan," ujarnya di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Sementara, akses petani terhadap KUR masih menjadi persoalan pemerintah, meski syaratnya sudah dipermudah dengan tanpa agunan.

"Ini yang masih jadi pembicaraan kita, akses harus lebih mudah. Memang petani sudah tau bahwa ini tanpa agunan, tapi kenyataan di lapangan tidak seperti ini," kata Syahrul.

Ia menyampaikan, strategi perluasan akses KUR ke petani harus melalui pengendalian hingga ke lapangan langsung agar terorganisir.

"Petani kita dengan pengelompokan dan sistem klaster itu menjadi bagian dari pengendalian. Strategi ini membutuhkan gerakan yang lebih efektif," kaya Syahrul Yasin Limpo.

Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas