Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menteri Pertanian Minta Alokasi KUR Rp 50 Triliun

Akses petani terhadap KUR masih menjadi persoalan pemerintah, meski syaratnya sudah dipermudah dengan tanpa agunan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Menteri Pertanian Minta Alokasi KUR Rp 50 Triliun
Istimewa
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta jatah alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 50 triliun, dari keseluruhan Rp 190 triliun pada 2020.

Syahrul menjelaskan, besarnya porsi KUR ke sektor pertanian yang hampir 25 persen tersebut wajar karena menyangkut banyak komoditi unggulan.

"Kita sangat besar di pertanian karena itu yang paling banyak berhubungan. Rp 50 triliun tadi itu standar yang kita berikan," ujarnya di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Sementara, akses petani terhadap KUR masih menjadi persoalan pemerintah, meski syaratnya sudah dipermudah dengan tanpa agunan.

"Ini yang masih jadi pembicaraan kita, akses harus lebih mudah. Memang petani sudah tau bahwa ini tanpa agunan, tapi kenyataan di lapangan tidak seperti ini," kata Syahrul.

Ia menyampaikan, strategi perluasan akses KUR ke petani harus melalui pengendalian hingga ke lapangan langsung agar terorganisir.

Rekomendasi Untuk Anda

"Petani kita dengan pengelompokan dan sistem klaster itu menjadi bagian dari pengendalian. Strategi ini membutuhkan gerakan yang lebih efektif," kaya Syahrul Yasin Limpo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas