Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Berdalih Onderdil Harley yang Ditahan Bea Cukai Milik Karyawan, tapi Garuda yang Bayar Bea

Garuda siap untuk membayar biaya impor barang-barang yang diangkut melalui penerbangan perdana dari Perancis pada pertengahan November 2019.

Berdalih Onderdil Harley yang Ditahan Bea Cukai Milik Karyawan, tapi Garuda yang Bayar Bea
TRIBUN/HO
Pesawat Airbus A330-900 Neo yang merupakan armada baru Garuda Indonesia diperkenalkan di Garuda Maintenance Facility, Tangerang, Banten, Rabu (27/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan berdalih onderdil motor Harley-Davidson yang dibawa dalam penerbangan Airbus A330-900 adalah milik karyawannya.

“Memang betul ada beberapa punya karyawan. Yang ingin kita sampaikan Garuda akan patuhi peraturan,” ujar Ikhsan saat dikonfirmasi Tribun, Selasa (3/12/2019).

Menurut Ikhsan, Garuda siap untuk membayar biaya impor barang-barang yang diangkut melalui penerbangan perdana dari Perancis pada pertengahan November 2019.

Baca: Ungkap Onderdil Harley Davidson Ilegal Masuk Pesawat, Bea Cukai Lapor ke Sri Mulyani

“Jadi kalau diminta bayar biaya impor kita akan bayar. Kita akan mematuhi semua ketentuan kepabeanan yang berlaku. Ketika tidak boleh masuk ya harus re-ekspor,” kata Ikhsan.

Saat ini onderdil motor kelas premium Harley Davidson tersebut masih ditahan oleh petugas Bea dan Cukai.

“Onderdil-onderdil posisinya masih ditahan Bea Cukai. Biaya pajaknya sekitar Rp 50 jutaan,” tegasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Baca Juga

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas