Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tak Bisa Tekan Maskapai Turunkan Tarif, Menteri Budi Sandarkan Harapan pada Pemasok Avtur

Menteri Budi Karya menginginkan penurunan harga tiket pesawat dapat dirasakan saat momentum Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Tak Bisa Tekan Maskapai Turunkan Tarif, Menteri Budi Sandarkan Harapan pada Pemasok Avtur
TRIBUNNEWS/FITRI WULANDARI
Menteri Budi Karya bersama Menteri Kesehatan Nila Moeloek saat ramp check di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (26/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menaruh harapan harga tiket pesawat bisa semakin ditekan turun setelah adanya pemasok avtur baru.

Menteri Budi Karya menginginkan penurunan harga tiket pesawat dapat dirasakan saat momentum Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Justru kita harapkan harga tiket turun walaupun Nataru,” kata Budi Karya di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

“Kalau tiket ini kan b-to-b (business to business) saya tidak bisa melakukan penekanan kepada maskapai. Yang bisa saya lakukan dengan adanya operator avtur yang lebih efisien terjangkau harga tiket juga bisa ikut turun,” paparnya.

Baca: Luhut: Bakal Ada Pemasok Avtur Lain sebagai Pesaing Pertamina

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan meminta Komisi V DPR RI untuk mengagendakan rapat kolaborasi dengan Komisi VI dan VII untuk membahas harga avtur agar menghasilkan tarif tiket pesawat yang lebih terjangkau.

"Saya meminta kepada Komisi V untuk bersama-sama mencarikan harga avtur dan tiket yang bagus," ujar Budi Karya.

Ia menilai rapat kolaborasi itu penting mengingat ruang lingkup Komisi VI DPR RI yakni industri, investasi, persaingan usaha. Sementara Komisi VII salah satunya mempunyai ruang lingkup energi.

Ia mengaku pihaknya telah melakukan pembicaraan mengenai harga avtur dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pertamina hingga Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Impor avtur akan ditinjau baik karena avtur maupun harga," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi V Lasarus mengatakan pihaknya akan mengupayakan rapat gabungan bersama Komisi VI dan Komisi VII serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk mencari solusi tiket pesawat yang dinilai relatif masih cukup mahal.

"Terkait solusi atas kenaikan harga tiket dari berbagai moda transportasi, termasuk pesawat, kami upayakan rapat selanjutnya akan ada rapat gabungan bersama komisi V, VI dan VII, serta berbagai stakeholder terkait," kata Lasarus.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas