Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Istana Sebut Tidak Semua UMKM Dapat Bantuan Penundaan Cicilan

Pemerintah mengeluarkan relaksasi dan restrukturisasi pinjaman kredit UMKM terdampak Covid-19.

Istana Sebut Tidak Semua UMKM Dapat Bantuan Penundaan Cicilan
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan bahwa salah satu respon pemerintah dalam menangani penyebaran Virus Corona yakni mengeluarkan sejumlah stimulus daya tahan ekonomi.

Pemerintah mengeluarkan relaksasi dan restrukturisasi pinjaman kredit UMKM terdampak Covid-19.

"Kebijakan relaksasi berbentuk restrukturisasi pinjaman bertujuan agar mekanisme kerja dari rumah (work from home/WFH), social/phisycal distancing, dan pembatasan mobilitas lain bisa berlangsung efektif," kata Fadjroel, Minggu, (29/3/2020).

Pemerintah menurutnya mengapresiasi beberapa bank yang telah siap melaksanakan kebijakan tersebut. Sikap beberapa bank yang siap merelaksasi UMKM tersebut sudah mengadopsi Peraturan OJK (POJK) No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional yang telah rilis akhir bulan ini.

Baca: Manchester City Ikuti Langkah Real Madrid, Jadikan Stadion Sebagai Layanan Kesehatan Akibat Covid-19

Baca: Mobil Klasik Raffi Ahmad Dibeli Denny Cagur, Sempat Jadi Rebutan, Hasil Lelang untuk Donasi Corona

"POJK ini merupakan bagian dari Stimulus Ekonomi II yang digulirkan untuk merelaksasi ketentuan kredit bank di tengah ancaman pandemi Covid-19 terhadap ekonomi nasional," katanya.

Baca: UPDATE Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Inggris 1.019 Orang, 17.000 Terinfeksi

Berdasar POJK Stimulus Perekonomian Nasional, bank yang diwajibkan merelaksasi pinjaman debitur UMKM yang terkendala cicilan dan pelunasan adalah bank umum konvensional (BUK), bank umum syariah (BUS), unit usaha syariah (UUS) bank, bank perkreditan rakyat (BPR), dan bank perkreditan rakyat syariah (BPRS).

Ada tujuh industri utama yang diprioritaskan dalam bantuan stimulus restrukturisasi kredit dari bank, yaitu antara lain:

a. Pariwisata.
b. Transportasi.
c. Perhotelan.
d. Perdagangan.
e. Pengolahan.
f. Pertanian.
g. Pertambangan.

Fadjroel mengatakan meskipun POJK ditujukan bagi UMKM, yang saat ini tercatat ada lebih dari 59.2 juta pelaku, bukan berarti seluruh pelaku UMKM mendapatkan bantuan ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas