Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Harga Minyak Dunia Masih Rendah, Kapan Harga BBM Diturunkan?

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menilai, pemerintah belum perlu melakukan penyesuaian harga BBM.

Harga Minyak Dunia Masih Rendah, Kapan Harga BBM Diturunkan?
ETF Daily News
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harga minyak mentah dunia jenis Brent di pasar global masih berada di rentang 20 dollar AS per barrel.

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga pada awal tahun ini yakni di rentang 60 dollar AS per barrel.

Presiden Joko Widodo sempat meminta kepada jajarannya untuk melakukan penyesuaian harga BBM pada pertengahan Maret 2020, menyusul anjloknya harga minyak mentah dunia.

Namun, sampai saat ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral belum mengeluarkan aturan resmi mengenai penyesuaian harga BBM.

Baca: Ide Dua Balapan di Tempat yang Sama Dipakai di MotoGP 2020 Bakal Jadi Perdebatan kata Bos Dorna

Baca: Amankah Produk Rokok Sampoerna dari Corona setelah Karyawannya Positif ? Ini Penjelasan Manajemen

Lalu, di tengah pergerakan harga minyak mentah dunia yang masih rendah, apakah ini momentum tepat bagi pemerintah untuk menurunkan harga BBM?

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menilai, pemerintah belum perlu melakukan penyesuaian harga BBM.

"Lebih baik sementara kita tahan dulu,sampai kondisi kembali normal terutama Covid-19 ini teratasi," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (30/4/2020).

Baca: Belum Ada Penurunan Harga BBM, Pertamina Diskon Harga Pertamax dan Dex

Menurutnya, PT Pertamina (Persero) selaku BUMN penyedia BBM diyakini akan sangat merugi apabila terjadi penurunan harga.

Pasalnya, di tengah kondisi harga minyak mentah yang anjlok, sektor hulu Pertamina sangat terpukul.

"Padahal penyumbang terbesar pendapatan Pertamina adalah Hulu. Jadi tanggungan Pertamina di sektor Hulu begitu besar dengan melemahnya harga minyak dunia ini," tutur Mamit.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas