Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Maskapai Berhenti Beroperasi, Pramugari Jualan Online Menu Buka Puasa hingga Jadi Influencer

Pramugari maskapai melakukan bergaram kegiatan selingan di saat beberapa perusahaan penerbangan terpaksa menghentikan operasional

Maskapai Berhenti Beroperasi, Pramugari Jualan Online Menu Buka Puasa hingga Jadi Influencer
greatermedia.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pramugari maskapai melakukan bergaram kegiatan selingan di saat beberapa perusahaan penerbangan terpaksa menghentikan operasional imbas pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Perwakilan Forum Pramugari Marintan Ompusunggu saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (7/5/2020).

"Dari segi finansial, banyak crew yang berjualan online demi menambah penghasilan. Biasanya jualan makanan untuk menu berbuka puasa, ada juga yang jadi social media influencer dan endorse produk tertentu," cerita Marintan yang juga aktif mengisi konten Youtube.

Baca: 119 Perusahaan Jepang Mencatatkan Kebangkrutan per Kamis Ini

Baca: Sebelum Mundur, Hanafi Rais Sudah Kemasi Barangnya di DPR Sejak 2 Pekan Lalu

Ia menjelaskan kondisi berat dirasakan bagi awak kabin yang berkerja di maskapai internasional.

Di beberapa negara, industri penerbangan terpaksa berhenti beroperasi lantaran kebijakan lockdown.

"Lockdown ini berujung pada pengurangan jam terbang atau bahkan operasional pesawat yang diberhentikan. Tanpa jam terbang awak kabin hanya mendapat gaji pokok atau bahkan tidak sama sekali (unpaid leave)," tuturnya.

Marintan mengaku tidak habis ide yakni tetap mengisi kegiatan selingan positif.

"Kalau saya sendiri ikut kursus online dan membuat video di YouTube tentang tips menjadi pramugari," ujar dia.

Sebelumnya, Indonesia National Air Carriers Association (INACA), menyebut penyebaran virus corona atau Covid-19 memasuki masa sulit bagi industri penerbangan.

Halaman
12
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas